back to top

Sumber Pendapatan Hilang, Kelangsungan Usaha SMRU Terancam?

EmTrust – PT SMR Utama Tbk (SMRU) melaporkan kejadian material terkait pengakhiran Perjanjian Jasa Pertambangan Batubara pada anak usahanya, PT Ricobana Abadi (RBA).

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi tertanggal 12 Januari 2026, permohonan pengakhiran kontrak tersebut telah terjadi sejak 9 Januari 2026. Kejadian ini diklasifikasikan sebagai fakta material yang dapat menyebabkan bertambahnya kewajiban keuangan atau penurunan pendapatan emiten secara signifikan.

Manajemen SMRU mengungkapkan bahwa terminasi kontrak ini berdampak langsung pada hilangnya sumber pendapatan Perseroan secara konsolidasi. Hal ini menjadi sangat krusial karena perjanjian jasa penambangan milik PT Ricobana Abadi tersebut merupakan satu-satunya sumber pendapatan yang diandalkan perusahaan saat ini. Dengan hilangnya kontrak tersebut, performa keuangan konsolidasi dipastikan akan mengalami tekanan hebat.

Secara operasional, berakhirnya kerja sama ini mengancam kelangsungan usaha (going concern) emiten mengingat ketiadaan sumber pemasukan lain di luar kontrak tersebut. Meskipun manajemen menyatakan tidak ada dampak hukum yang timbul dari pengakhiran ini, dampak terhadap kegiatan operasional tidak dapat dihindari. Perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu mangan melalui anak perusahaan ini kini berada dalam posisi yang menantang untuk mempertahankan bisnisnya.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BNBR) Kantongi Restu Right Issue

Laba bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 502,74 miliar, naik 49,6% dibanding tahun sebelumnya Pendapatan bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 3,74 triliun

Laba CMRY Melejit 34%! Tembus Rp2T di 2025

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mencatat kinerja gemilang sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba bersih Rp2,03 triliun, melonjak sekitar 34,4% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp1,51 triliun.

Pengendali HILL Bolak – Balik Transaksi Jutaan Lembar Harga Gocap

Pemegang saham pengendali PT Hillcon Tbk (HILL), yakni PT Hillcon Equity Management, tercatat melakukan aksi jual sekaligus beli saham dalam dua hari berurutan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru