back to top

UVCR Umumkan Buyback Rp1,5M, Mulai Hari Ini!

Emitentrust.com – PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham Perseroan dengan nilai maksimal Rp1,5 miliar. Program buyback tersebut akan berlangsung selama tiga bulan, mulai 11 Juni 2026 hingga 12 September 2026.

Direktur Utama UVCR, Hady Kuswanto dalam keterangannya Kamis (11/6), menjelaskan bahwa pelaksanaan buyback mengacu pada Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2023 serta Surat Edaran OJK Nomor S-102/D.04/2025. Seluruh transaksi pembelian kembali saham akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia secara bertahap selama periode pelaksanaan.

UVCR menargetkan membeli kembali sebanyak-banyaknya 11 juta saham atau sebagian dari saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Untuk mendukung aksi korporasi tersebut, UVCR telah menyiapkan dana maksimal Rp1,5 miliar yang bersumber dari laba bersih tahun buku 2025.

Manajemen menjelaskan bahwa tujuan utama buyback ini adalah untuk memenuhi kebutuhan Program Kepemilikan Saham Manajemen dan Karyawan (ESOP-MSOP) yang sebelumnya telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 21 Mei 2026.

Perseroan menegaskan jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor dan tetap memperhatikan ketentuan free float minimum sesuai regulasi OJK dan Bursa Efek Indonesia.

Berdasarkan simulasi keuangan per 31 Maret 2026, buyback diperkirakan tidak memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan Perseroan. Total aset diproyeksikan turun dari Rp271,35 miliar menjadi Rp269,85 miliar, sementara total ekuitas berkurang dari Rp107,88 miliar menjadi Rp106,38 miliar setelah memperhitungkan alokasi dana buyback.

Menariknya, laba bersih per saham (earnings per share/EPS) justru diperkirakan meningkat dari Rp2,129 menjadi Rp2,141 per saham seiring berkurangnya jumlah saham beredar dari 2 miliar saham menjadi sekitar 1,989 miliar saham.

Manajemen UVCR menilai aksi buyback ini tidak akan mengganggu kegiatan operasional maupun ekspansi usaha karena Perseroan masih memiliki tingkat likuiditas dan permodalan yang memadai.

Dengan pelaksanaan buyback tersebut, UVCR akan memiliki saham treasury sebanyak 11 juta saham yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung program ESOP-MSOP sebagai bagian dari strategi peningkatan keterlibatan dan insentif bagi manajemen serta karyawan Perseroan.

Pada perdagangan hari ini Kamis (11/6) saham VISI naik 10,4 persen ke level Rp148.

Artikel Terkait

Maybank (BNII) Tegaskan Transaksi Afiliasi Sudah Sesuai Aturan OJK

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) menyampaikan keterbukaan informasi terkait transaksi afiliasi berupa pembayaran biaya layanan Regional Security Operation Center (RSOC) Splunk kepada entitas afiliasinya, Maybank Shared Services Sdn.

BEI Tegur Emiten Folago Global Nusantara (IRSX), Terkait Ini

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan kepada PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) terkait sejumlah aspek keterbukaan informasi, transaksi afiliasi, rencana penambahan kegiatan usaha, laporan keuangan, hingga pelaksanaan

BEI Ingatkan Batas Akhir Perdagangan HMETD PADI-R Jatuh pada 27 Juli 2026

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan investor bahwa masa perdagangan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) milik PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (IDX: PADI) dengan kode PADI-R akan berakhir pada 27 Juli 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru