back to top

BEI Setop Perdagangan HSBC Sekuritas (GW)

Emitentrust.com- Emitentrust.com- Aktivitas perdagangan PT HSBC Sekuritas Indonesia (GW) resmi dihentikan sementara di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penghentian ini berlaku mulai Sesi I perdagangan tanggal 15 Januari 2026 dan akan berlangsung hingga adanya pemberitahuan lebih lanjut.

Dalam pengumuman resmi Bursa, keputusan tersebut dilakukan berdasarkan permintaan langsung dari PT HSBC Sekuritas Indonesia, sesuai dengan ketentuan Peraturan Bursa Nomor III-G tentang Suspensi dan Pencabutan Persetujuan Keanggotaan Bursa.

“Terhitung sejak Sesi I Perdagangan Efek tanggal 15 Januari 2026, PT HSBC Sekuritas Indonesia tidak diperkenankan melakukan aktivitas perdagangan di Bursa sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut,” tulis pengumuman yang ditandatangani dua Direktur BEI Irvan Susandy dan Kristian S. Manullang.

Meski tidak dijelaskan secara rinci alasan di balik permintaan penghentian aktivitas tersebut, langkah ini otomatis membuat HSBC Sekuritas tak bisa melakukan transaksi jual beli efek di pasar reguler, negosiasi, maupun tunai selama masa penghentian berlangsung.

Pengumuman ini ditembuskan kepada jajaran pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mulai dari Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal hingga berbagai direktorat pengawasan transaksi efek dan perusahaan efek. Selain itu, tembusan juga disampaikan kepada KPEI, KSEI, serta Direksi dan Dewan Komisaris BEI pada Kamis (15/1).

Artikel Terkait

OJK Yakin MSCI Tak Turunkan Status Pasar Modal RI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis status pasar modal Indonesia tidak akan diturunkan oleh Morgan Stanley Capital International(MSCI) Inc,

Laba TUGU Melejit 77% di 2025 Ini Rahasianya

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) mencatat lonjakan laba bersih sepanjang 2025, menegaskan konsistensi fundamental bisnis di tengah dinamika industri asuransi dan penerapan standar akuntansi baru PSAK 117.

Bos SIDO Borong Saham di Tengah Pergerakan Stagnan

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, (SIDO) menyampaikan bahwa Irwan Hidayat, selaku direktur kembali menambah kepemilikan sahamnya.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru