back to top

Trinitiland (TRIN) Mulai Lepas Saham Hasil Buyback, Realisasi Harga di Atas Rata-rata

EmTust – Emiten properti PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) atau Trinitiland melaporkan perkembangan terbaru mengenai pengalihan saham hasil pembelian kembali (buyback). Berdasarkan laporan yang disampaikan per 15 Januari 2026, perseroan telah mengalihkan sebagian besar saham buyback melalui mekanisme Bursa Efek dan Pasar Negosiasi.

Dalam rincian laporannya, TRIN tercatat melakukan pengalihan saham dalam tiga tahap selama bulan Januari 2026. Tahap pertama dilakukan pada 7 Januari 2026 melalui penjualan di Bursa Efek sebanyak 510.000 saham dengan harga Rp1.848,92 per lembar. Selanjutnya, perseroan melepas saham di Pasar Negosiasi pada tanggal 13 Januari dan 15 Januari 2026 dengan volume masing-masing sebesar 22,3 juta dan 15,6 juta lembar saham pada harga pelaksanaan Rp400 per lembar.

Langkah pengalihan ini merupakan tindak lanjut dari periode buyback yang sebelumnya telah diselesaikan pada 23 Mei 2022 lalu. Saat itu, perseroan melakukan pembelian kembali sebanyak 199.000.000 lembar saham dengan harga rata-rata Rp280 per saham. Dengan harga jual di Pasar Nego sebesar Rp400, perseroan berhasil merealisasikan keuntungan selisih harga dibandingkan rata-rata harga beli saat buyback dilakukan.

Hingga periode laporan 15 Januari 2026, total saham yang telah berhasil dialihkan kembali oleh TRIN mencapai 38.445.000 lembar saham. Hal ini menyisakan saldo sisa saham hasil buyback yang wajib dialihkan kembali di masa mendatang sebanyak 88.362.600 lembar. Perseroan menegaskan bahwa seluruh proses ini dilakukan sesuai dengan aturan OJK terkait kebijakan menjaga kinerja pasar yang berfluktuasi.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru