Emitentrust.com – PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) berencana melakukan diversifikasi usaha melalui penambahan kegiatan usaha baru di sektor industri barang logam dan jasa machining berbasis mesin Computer Numerical Control (CNC).
Dalam keterbukaan informasi Rabu (13/5), manajemen MEDS menyampaikan rencana penambahan kegiatan usaha dengan KBLI 25999 atau Industri Barang Logam Lainnya yang Tidak Dapat Diklasifikasikan di Tempat Lainnya (YTDL).
Perseroan menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan fasilitas produksi modern yang saat ini telah dimiliki, termasuk sejumlah mesin CNC yang selama ini mendukung kegiatan usaha alat kesehatan.
Melalui kegiatan usaha baru tersebut, MEDS akan fokus menyediakan jasa machining atau pemrosesan komponen logam menggunakan mesin CNC sesuai spesifikasi pelanggan.
Dalam pelaksanaannya, bahan baku dan material utama akan disediakan oleh pihak pemberi pekerjaan, sementara Perseroan akan berperan dalam proses pengerjaan dan pemesinan komponen dengan memanfaatkan fasilitas produksi serta keahlian teknis yang dimiliki.
Manajemen menilai langkah ini dapat meningkatkan utilisasi aset produksi sekaligus mendukung efisiensi operasional perusahaan.
Selain itu, Perseroan juga melihat adanya potensi permintaan pasar terhadap jasa machining dari sejumlah perusahaan yang telah menunjukkan ketertarikan menggunakan layanan tersebut.
“Hal tersebut menjadi indikasi adanya peluang pasar yang dapat dimanfaatkan Perseroan untuk mengembangkan kegiatan usaha baru,” tulis manajemen dalam keterangannya, Kamis (13/5).
Dalam menjalankan bisnis baru tersebut, PT Hetzer Medical Indonesia Tbk menegaskan akan mengedepankan kualitas hasil produksi dan ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan guna menjaga daya saing layanan.
Perseroan meyakini penambahan lini usaha ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan bisnis dan mendukung keberlanjutan usaha perusahaan ke depan.
Meski demikian, rencana penambahan kegiatan usaha tersebut masih akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Juni 2026.


