back to top

Treasure Global Investments Limited Lepas 18,19 Miliar Saham BUMI, Ada Apa?

EmTrust – Perubahan signifikan terjadi pada struktur kepemilikan saham emiten tambang batu bara raksasa, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI). Treasure Global Investments Limited, salah satu pemegang saham besar perseroan, melaporkan telah melepas sebagian besar kepemilikan sahamnya melalui transaksi pasar pada 19 Januari 2026.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi, Treasure Global Investments Limited menjual sebanyak 18.195.000.000 (18,19 miliar) lembar saham biasa. Transaksi ini dilaksanakan pada harga Rp380 per saham, yang berarti nilai total dari aksi divestasi ini mencapai angka fantastis sebesar Rp6,91 triliun.

Sebelum transaksi ini dilakukan, Treasure Global Investments Limited menguasai 30.000.000.000 (30 miliar) lembar saham atau setara dengan 8,08% dari total hak suara perusahaan. Pasca penjualan jumbo tersebut, sisa kepemilikan saham mereka kini menyusut menjadi 11.805.000.000 (11,8 miliar) lembar saham atau tinggal tersisa 3,18%.

Dalam laporannya, Treasure Global Investments Limited mengungkapkan bahwa tujuan dari transaksi ini adalah untuk restrukturisasi pemegang saham (shareholder restructuring). Kepemilikan ini bersifat langsung, namun pihak pelapor menegaskan bahwa mereka tidak memiliki status sebagai pemegang saham pengendali di PT Bumi Resources Tbk.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Rontok ke 6.599, Saham CUAN hingga ANTM Berguguran

IHSG ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Senin (18/5/2026). Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi 124,08 poin atau turun 1,85% ke level 6.599,24.

Bos BEI Buka Suara Soal Koreksi Pasar

Pjs Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, menilai koreksi yang terjadi hingga hari ini di pasar saham domestik masih sejalan

TGKA Jadwalkan Dividen! Yield Capai 6 Persen, Cum 26 Mei

Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 setelah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 12 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru