back to top

BEI Suspensi Saham dan Waran BAIK Usai Lonjakan Harga Signifikan

EmTrust – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham dan waran PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK; BAIK-W). Kebijakan suspensi tersebut dilakukan sebagai langkah perlindungan bagi investor menyusul terjadinya peningkatan harga kumulatif yang dinilai signifikan.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, dalam keterangan tertulis pada Jumat (23/1), menjelaskan bahwa penghentian sementara perdagangan dilakukan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar dalam mencermati informasi yang tersedia.

“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK), Bursa memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham tersebut sebagai bentuk perlindungan bagi investor,” ujar Yulianto.

BEI menetapkan suspensi perdagangan saham BAIK di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I perdagangan pada 26 Januari 2026 hingga terdapat pengumuman bursa lebih lanjut. Sementara itu, perdagangan waran seri I BAIK-W dihentikan sementara di seluruh pasar.

Bursa juga mengimbau seluruh pihak yang berkepentingan agar senantiasa memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan serta mencermati risiko investasi sebelum mengambil keputusan transaksi.

Artikel Terkait

Emiten Hapsoro (RATU) Dapat Restu Akuisisi SMS Development

PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) resmi mengantongi restu pemegang saham untuk melaksanakan aksi korporasi besar berupa akuisisi saham SMS Development Limited melalui anak usahanya, PT Raharja Energi Madura (REM).

TAXI Cetak Pendapatan Melejit 239%, Rugi Tinggal Rp337 Juta di Kuartal I

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) membukukan rugi bersih sebesar Rp337,87 juta pada kuartal I-2026. Meski masih merugi, kinerja perseroan menunjukkan perbaikan signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatat rugi bersih Rp1,94 miliar.

Delapan Saham Masuk Cum Dividen Pekan Depan! Yield Jumbo Hingga Super Mini

Sebanyak delapan emiten di Bursa Efek Indonesia dijadwalkan memasuki masa cum date dividen pada periode 26 hingga 29 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru