back to top

Ikuti Langkah TPIA, CUAN Gas Buyback Saham Rp750M Hari Ini

Emitentrust.com – Emiten pertambangan dan holding PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) resmi mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai fantastis mencapai Rp750 miliar. Aksi korporasi ini digulirkan di tengah volatilitas pasar saham yang masih tinggi, sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga saham dan kepercayaan investor.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada 3 Februari 2026, manajemen CUAN menyampaikan bahwa dana buyback sepenuhnya bersumber dari saldo kas internal perseroan. Penggunaan dana tersebut dipastikan tidak akan mengganggu kelangsungan operasional perusahaan, karena berasal dari kelebihan arus kas yang tersedia.

Manajemen menilai kondisi pasar saat ini belum sepenuhnya mencerminkan fundamental dan prospek jangka panjang perseroan. Oleh karena itu, buyback dipandang sebagai instrumen untuk menjaga kinerja saham sekaligus memperkuat struktur permodalan perusahaan.

Pelaksanaan buyback dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, terhitung mulai 4 Februari 2026 hingga 3 Mei 2026. Untuk mengeksekusi aksi korporasi tersebut, CUAN menunjuk PT BNI Sekuritas sebagai perantara pedagang efek yang akan melakukan pembelian saham melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

Manajemen menegaskan bahwa pembelian kembali saham akan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan ketentuan regulasi yang berlaku.

“Pembelian kembali saham akan dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh manajemen, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.

Aksi buyback ini menjadi sinyal kuat komitmen CUAN dalam menjaga nilai perusahaan di tengah ketidakpastian pasar, sekaligus mempertegas optimisme manajemen terhadap kinerja dan prospek bisnis ke depan.

Sebelumnya PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), resmi mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) di tengah kondisi pasar saham yang berfluktuasi signifikan. Perseroan menyiapkan dana maksimal sebesar Rp2 triliun untuk mendukung aksi korporasi tersebut.

Dalam rencana tersebut, TPIA menargetkan pembelian kembali saham sebanyak-banyaknya 250 juta lembar saham, atau setara dengan 0,29% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.

Periode pelaksanaan buyback dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, mulai 4 Februari 2026 hingga 3 Mei 2026.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru