back to top

Emiten Prajogo (TPIA) Siap Buyback Rp2T, Target Harga Rp10.000

Emitentrust.com- Emiten petrokimia milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), resmi mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) di tengah kondisi pasar saham yang berfluktuasi signifikan. Perseroan menyiapkan dana maksimal sebesar Rp2 triliun untuk mendukung aksi korporasi tersebut.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada 3 Februari 2026, manajemen Chandra Asri menyampaikan bahwa dana buyback seluruhnya akan bersumber dari kas internal perusahaan. Aksi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai pemegang saham, menjaga stabilitas harga saham, serta memastikan pergerakan saham TPIA tetap mencerminkan fundamental perseroan.

Manajemen menilai kondisi pasar saat ini belum sepenuhnya merefleksikan kinerja dan prospek jangka panjang perusahaan. Oleh karena itu, buyback diharapkan dapat memperkuat kepercayaan investor sekaligus menjadi sinyal positif terhadap valuasi saham TPIA.

Dalam rencana tersebut, TPIA menargetkan pembelian kembali saham sebanyak-banyaknya 250 juta lembar saham, atau setara dengan 0,29% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.

Periode pelaksanaan buyback dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, mulai 4 Februari 2026 hingga 3 Mei 2026. Untuk menjaga stabilitas dan disiplin harga, perseroan menetapkan batas harga pembelian maksimal sebesar Rp10.000 per saham.

Dalam pelaksanaannya, Chandra Asri menunjuk PT Henan Putihrai Sekuritas sebagai perantara pedagang efek yang akan mengeksekusi transaksi pembelian kembali saham di pasar.

Aksi buyback ini menambah daftar emiten besar yang memilih memanfaatkan volatilitas pasar sebagai momentum untuk memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang perusahaan.

Pada perdagangan hari ini (4/2) saham TPIA naik 0,77 persen ke ;level Rp6.575.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BUMI) Punya Tiga Proyek Strategis, Saham Berpotensi Terdongkrak

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dinilai semakin dekat mewujudkan transformasi menjadi perusahaan sumber daya alam multi-platform seiring kemajuan sejumlah proyek non-batubara yang mulai memasuki fase produksi dan pengembangan strategis.

HGII Beri Dividen 16 persen Laba 2025, Cek Besaran per Sahamnya

PT Hero Global Investment Tbk (HGII) resmi mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026 dengan tingkat kehadiran mencapai 81,77% dari seluruh saham dengan hak suara sah.

34 Saham Masuk Cum Dividen 15–19 Juni 2026, Yield Mini hingga Nyaris 11%

Sebanyak 34 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki periode cum dividen pada 15–19 Juni 2026, menghadirkan peluang bagi investor untuk mengamankan pendapatan pasif dari pembagian dividen tunai.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru