back to top

Caplok Emway, Multitrend (BABY) Minta Restu Right Issue

Emitentrust.com- PT Multitrend Indo Tbk (BABY) mengumumkan rencana Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) atau rights issue yang akan digunakan untuk mendukung pengambilalihan PT Emway Globalindo (EGI), distributor mainan terkemuka di Indonesia.

Rencana transaksi tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi yang diterbitkan pada 10 Februari 2026. Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Februari 2026

Melalui PMHMETD I, Perseroan berencana menerbitkan hingga 238,59 juta saham baru atau setara dengan 8,36% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah aksi korporasi. Harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp590 per saham, dengan rasio HMETD sebanyak 57 saham baru untuk setiap 625 saham lama yang dimiliki pemegang saham.

Pemegang saham pengendali, Blooming Years Pte. Ltd. (BY), yang menguasai 92,35% saham Perseroan, menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya. Pelaksanaan tersebut dilakukan melalui mekanisme setoran modal selain uang (inbreng) berupa 255,11 juta saham EGI atau setara 48,15% dari modal ditempatkan dan disetor EGI

Selain melalui inbreng, Perseroan juga akan membeli sisa saham EGI sebanyak 274,69 juta lembar atau setara 51,85% saham EGI secara tunai. Pembelian ini dibiayai melalui fasilitas kredit hingga Rp140 miliar dari PT Bank CIMB Niaga Tbk. Dengan demikian, Perseroan akan menguasai 99,99% saham EGI setelah seluruh rangkaian transaksi rampung.

Nilai total rencana pengambilalihan EGI mencapai Rp269,99 miliar atau sekitar 65,8% dari ekuitas Perseroan per Oktober 2025. Oleh karena itu, transaksi ini dikategorikan sebagai Transaksi Material dan Transaksi Afiliasi sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga memerlukan persetujuan pemegang saham independen

Manajemen menilai aksi korporasi ini akan memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan dan operasional Perseroan. Akuisisi EGI diharapkan memperluas skala usaha, meningkatkan kontribusi pendapatan dan EBITDA, serta memperkuat jaringan distribusi dan kapabilitas operasional grup.

Artikel Terkait

Market Cap BEI Melonjak 7,18%, Tembus Rp13.189T Dalam Sepekan

Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan perdagangan periode 13—17 April 2026 mencatat Kapitalisasi pasar melonjak 7,18% menjadi Rp13.189 triliun dari sebelumnya Rp12.305 triliun.

BEI Layangkan Surat ke Emiten Grup Bakrie (DEWA)

Bursa Efek Indinesia (BEI) melayangkan surat ke Darma Henwa Tbk (DEWA) terkait kabar rencana penawaran umum perdana saham (IPO) anak usahanya PT Gayo Mineral Resources (GMR),

IHSG Bangkit di Akhir Pekan, Reli Sepekan Tembus 2% Lebih

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit pada penutupan perdagangan akhir pekan Jumat (17/4/2026), setelah sempat tertekan dalam dua hari sebelumnya. IHSG ditutup menguat 12,62 poin atau 0,17% ke level 7.634,00.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru