back to top

CNKO Laporkan Transaksi Afiliasi Rp32,7 Miliar

Emitentrust.com – PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) melaporkan transaksi afiliasi berupa peningkatan modal ditempatkan dan disetor pada perusahaan terkendali.

Dalam keterangannya yang disampaikan Corporate Secretary CNKO, Wim Andrian pada Kamis (12/2), disebutkan bahwa pada 10 Februari 2026, perusahaan terkendali perseroan, PT Energi Batubara Indonesia (EBI), telah menyelesaikan peningkatan modal pada anak usahanya, PT Sekti Rahayu Indah (SRI).

Nilai peningkatan modal tersebut mencapai Rp32,7 miliar. Dengan tambahan tersebut, modal dasar dan modal ditempatkan SRI meningkat menjadi Rp35,7 miliar.

Seiring dengan aksi tersebut, kepemilikan EBI di SRI menjadi sebanyak 70.800 lembar saham atau setara dengan 99,16%.

Manajemen menegaskan bahwa transaksi ini bukan merupakan transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, karena nilainya tidak melebihi 10% dari total aset perseroan.

Dengan demikian, transaksi tersebut juga dikecualikan dari kewajiban prosedur tertentu sebagaimana diatur dalam POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

Perseroan memastikan bahwa peningkatan modal ini tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.

Artikel Terkait

Direktur Emiten Hapsoro (BUVA) Belanja Saham di Harga Rp700

Direktur PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), Satrio, menambah kepemilikan sahamnya di perseroan melalui transaksi pembelian saham yang dilakukan pada 25 Mei 2026.

Centratama Telekomunikasi (CENT) Setuju 100% Tak Ada Dividen

PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui secara bulat dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

Grup Bakrie (BUMI) Suntik Dana Rp1,5T ke Arutmin

PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) resmi menyalurkan fasilitas pinjaman senilai Rp1,506 triliun kepada anak usahanya, PT Arutmin Indonesia, dalam transaksi afiliasi yang efektif berlaku sejak 26 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru