back to top

Argo Pantes (ARGO) Kantongi Kontrak Jumbo

Emitentrust.com- PT Argo Pantes Tbk (ARGO) mmiten tekstil dan properti milik mendiang taipan The Ning King resmi mengantongi kontrak strategis berupa kerja sama sewa lahan dengan PT Global Yimi Cargo (J&T Cargo) senilai total Rp220.691.989.833.

Dalam keterangan resmi 12 Februari 2026, manajemen menyampaikan bahwa perjanjian sewa tersebut akan berlangsung selama 10 tahun sejak ditandatanganinya Berita Acara Serah Terima (BAST).

Direktur Utama ARGO, Thomas Wahyu Kalaij, menyatakan kerja sama ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan dalam meningkatkan penciptaan nilai dan optimalisasi aset.

“Dampak dari penandatanganan perjanjian sewa ini adalah meningkatkan pendapatan dan tingkat okupansi lahan sewa Perseroan, sehingga kegiatan usaha dapat berkembang,” tulis manajemen.

Perseroan juga menegaskan bahwa kerja sama tersebut tidak melibatkan hubungan afiliasi antara kedua belah pihak.

Dengan nilai kontrak mencapai Rp220,6 miliar untuk periode satu dekade, kesepakatan ini berpotensi memperkuat arus pendapatan berulang (recurring income) ARGO dari lini properti.

Manajemen memastikan perolehan kontrak ini tidak menimbulkan dampak negatif terhadap aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Melonjak! Lewati Level 6.400

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan di zona hijau. Pada Jumat (7/8/2026), IHSG menguat 65,94 poin atau 1,04% ke level 6.409,65,

Eks Dirut BCA Borong Saham GJTL, Ada Sinyal Apa?

Saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) kembali mencuri perhatian. Tak hanya didukung perbaikan kinerja pada kuartal II-2026, emiten produsen ban terbesar di Indonesia ini juga memiliki deretan pemegang saham kelas kakap.

Bank Kasikorn (BMAS) Minta Restu Rights Issue 2,8 Miliar Saham

PT Bank KASIKORN Indonesia Tbk. (BMAS) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.875.000.000 saham baru, setara 15,88% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru