back to top

Hillcon (HILL) Akui Gugatan PKPU Picu Gejolak Saham

Emitentrust.com- Manajemen PT Hillcon Tbk (HILL) akhirnya buka suara setelah sahamnya mengalami fluktuasi tajam dan mendapat sorotan dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam surat resmi bernomor 009/H/DIR/II/2026, HILL memberikan klarifikasi atas permintaan penjelasan BEI melalui surat No S-02164/BEI.PP3/02-2026 tertanggal 18 Februari 2026 terkait volatilitas transaksi efek yang dinilai tidak wajar.

Direktur Utama HILL, Hersan Qiu, mengonfirmasi bahwa Perseroan sebelumnya telah menyampaikan keterbukaan informasi pada 13 Februari 2026 mengenai:

Panggilan Sidang Permohonan PKPU terhadap PT Hillconjaya Sakti, entitas anak Perseroan, yang diterima pada 10 Februari 2026.

Isu hukum inilah yang diduga menjadi pemicu meningkatnya aktivitas dan volatilitas perdagangan saham HILL di pasar.

“Sampai pada hari ini, tidak ada informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang material yang dapat mempengaruhi harga efek serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan ke publik.”

Untuk meredam kekhawatiran investor, manajemen HILL menyampaikan beberapa poin krusial, Tidak Ada Aksi Korporasi Dalam Waktu Dekat

Perseroan belum memiliki rencana corporate action dalam tiga bulan ke depan yang dapat memengaruhi pencatatan saham di BEI.

Pemegang saham utama telah mengonfirmasi tidak ada rencana perubahan kepemilikan dalam waktu dekat.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Rontok ke 6.599, Saham CUAN hingga ANTM Berguguran

IHSG ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Senin (18/5/2026). Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi 124,08 poin atau turun 1,85% ke level 6.599,24.

Bos BEI Buka Suara Soal Koreksi Pasar

Pjs Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, menilai koreksi yang terjadi hingga hari ini di pasar saham domestik masih sejalan

TGKA Jadwalkan Dividen! Yield Capai 6 Persen, Cum 26 Mei

Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 setelah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 12 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru