back to top

Laba Alfamart (AMRT) Tembus Rp3,5T, Naik Dua Digit di 2025

Emitentrust.com- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) pengelola gerai Alfamart sepanjang tahun 2025 membukukan laba bersih sebesar Rp3,56 triliun pada 2025, meningkat sekitar 10,5% dibandingkan laba tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,22 triliun.

Berdasrkan laporan keuangan yang diterbitkan Jumat (27/3) disebutkan pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan neto yang mencapai Rp126,73 triliun, naik dari Rp118,22 triliun pada 2024. Kinerja ini mencerminkan masih kuatnya daya beli serta kontribusi ekspansi gerai yang berkelanjutan.

Sejalan dengan peningkatan pendapatan, laba bruto ikut tumbuh menjadi Rp27,75 triliun dari sebelumnya Rp25,36 triliun. Namun demikian, beban penjualan dan distribusi serta beban umum dan administrasi juga meningkat, masing-masing menjadi Rp21,96 triliun dan Rp2,43 triliun.

Meski tekanan biaya meningkat, perseroan tetap mampu mencatatkan laba usaha sebesar Rp4,56 triliun, naik dari Rp4,07 triliun pada tahun sebelumnya.

Setelah memperhitungkan pendapatan dan beban lain-lain, laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp4,43 triliun. Sementara itu, laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp3,41 triliun.

Dari sisi neraca, total aset perseroan tumbuh menjadi Rp42,57 triliun hingga akhir 2025, dibandingkan Rp38,79 triliun pada tahun sebelumnya. Total ekuitas juga meningkat menjadi Rp19,38 triliun.

Di sisi lain, total liabilitas tercatat naik menjadi Rp23,19 triliun, seiring peningkatan aktivitas operasional dan pendanaan.

Artikel Terkait

Bank Banten (BEKS) Sebut OJK Restui Slamet Riyadi Jadi Direktur Bisnis

PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk. (BEKS) resmi memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (fit and proper test) Slamet Riyadi sebagai Direktur Bisnis Perseroan.

BEI Buka Lelang 11 Saham Bursa, Ini Jadwal dan Syaratnya

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan akan menggelar pelelangan 11 Saham Bursa atau Kursi Anggota Bursa (AB) yang belum dikeluarkan atau telah dibeli kembali (buyback) oleh Bursa.

Pefindo Ungkap Jatuh Tempo Obligasi Emiten Prajogo Pangestu (TPIA) Rp361M

PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menyampaikan bahwa PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) memastikan telah menyiapkan dana internal untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III Tahun 2023 Seri A

Populer 7 Hari

Berita Terbaru