back to top

Laba & Pendapatan Emiten Grup Salim (IMAS) Kompak Merosot di 2025

Emitentrust.com – PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) mencatat penurunan kinerja laba bersih sepanjang tahun buku 2025. Emiten otomotif milik Salim Grup membukukan laba bersih sebesar Rp232,41 miliar, merosot 35,96% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp362,93 miliar.

Sejalan dengan itu, laba per saham (EPS) juga ikut tertekan menjadi Rp33,13 per saham dari sebelumnya Rp58,52 per saham, atau turun sekitar 43,38%.

Di sisi top line, IMAS masih mencatat pertumbuhan pendapatan. Pendapatan neto tercatat sebesar Rp30,50 triliun, naik 4,05% dibandingkan Rp29,31 triliun pada 2024. Namun, kenaikan ini belum mampu menopang profitabilitas perseroan.

Secara operasional, laba usaha tercatat relatif stabil di level Rp2,82 triliun, naik tipis dari Rp2,76 triliun pada tahun sebelumnya. Meski demikian, tekanan signifikan datang dari beban keuangan yang mencapai Rp2,58 triliun, meningkat dari Rp2,47 triliun pada 2024.

Akibatnya, laba sebelum pajak turun menjadi Rp608,17 miliar dari Rp813,26 miliar pada periode sebelumnya. Setelah dikurangi beban pajak, laba tahun berjalan pun tergerus cukup dalam.

Dari sisi neraca, total aset IMAS meningkat menjadi Rp78,49 triliun hingga akhir 2025, naik dari Rp67,64 triliun pada 2024. Namun, liabilitas juga ikut melonjak menjadi Rp62,46 triliun dari sebelumnya Rp51,61 triliun.

Artikel Terkait

TAXI Ungkap Akhiri Kerja Sama dengan GOTO, Ada Apa?

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengumumkan berakhirnya perjanjian pengadaan jasa dengan PT Rekan Anak Bangsa, perusahaan yang merupakan bagian dari GoTo Group.

Pengendali WINR Belum Berhenti Buang Saham Jutaan Lembar di FCA, Kenapa?

Emitentrust.com - Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya...

26 Saham Masuk Cum Dividen Pekan Depan, Yield Mini hingga 10 Persen

Sebanyak 26 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memasuki periode cum dividen pada 6-8 Juli 2026. Momen ini menjadi kesempatan bagi investor yang ingin mengamankan hak atas dividen tunai, dengan dividend yield yang ditawarkan bervariasi, mulai dari 0,01% hingga mencapai 10%.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru