back to top

Market Cap BEI Susut 1,69% Dalam Sepekan

Emitentrust.com – Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat menyusut 1,69% sepanjang periode perdagangan 30 Maret hingga 2 April 2026, turun dari Rp12.516 triliun menjadi Rp12.305 triliun.

Pelemahan ini terjadi seiring pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan yang turut terkoreksi 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,782, dari posisi 7.097,057 pada pekan sebelumnya.

Meski demikian, aktivitas perdagangan menunjukkan dinamika yang beragam. Rata-rata frekuensi transaksi harian justru mengalami peningkatan sebesar 3,08% menjadi 1,78 juta kali transaksi, dibandingkan 1,73 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Di sisi lain, rata-rata volume transaksi harian mengalami penurunan sebesar 8,62% menjadi 25,87 miliar lembar saham dari sebelumnya 28,31 miliar lembar saham.

Penurunan lebih tajam terlihat pada rata-rata nilai transaksi harian yang anjlok 36,69% menjadi Rp14,77 triliun, dari Rp23,33 triliun pada pekan sebelumnya. Hal ini mengindikasikan melemahnya nilai dana yang berputar di pasar meskipun frekuensi transaksi meningkat.

Tekanan pasar juga datang dari aksi investor asing. Pada akhir pekan ini, investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp813,51 miliar. Secara kumulatif sepanjang tahun 2026, nilai jual bersih asing telah mencapai Rp33,83 triliun.

Artikel Terkait

TAXI Ungkap Akhiri Kerja Sama dengan GOTO, Ada Apa?

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengumumkan berakhirnya perjanjian pengadaan jasa dengan PT Rekan Anak Bangsa, perusahaan yang merupakan bagian dari GoTo Group.

Pengendali WINR Belum Berhenti Buang Saham Jutaan Lembar di FCA, Kenapa?

Emitentrust.com - Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya...

26 Saham Masuk Cum Dividen Pekan Depan, Yield Mini hingga 10 Persen

Sebanyak 26 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memasuki periode cum dividen pada 6-8 Juli 2026. Momen ini menjadi kesempatan bagi investor yang ingin mengamankan hak atas dividen tunai, dengan dividend yield yang ditawarkan bervariasi, mulai dari 0,01% hingga mencapai 10%.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru