back to top

OJK Denda Rp62,7 M Pelaku Manipulasi Pasar, Siapa?

Emitentrust.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi dengan total nilai Rp78,68 miliar atas kasus manipulasi serta pelanggaran pasar modal.

Untuk kasus manipulasi pasar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Maret 2026 di Jakarta, Senin (6/4), menyebut untuk besaran sanksi administratif kepada enam pihak perorangan dikenakan mencapai Rp15,9 miliar.

OJK juga memberikan satu sanksi administratif berupa peringatan tertulis kepada satu pihak perorangan.

Di luar kasus manipulasi pasar, OJK juga mengenakan sanksi administratif atas hasil pemeriksaan kasus di pasar modal lainnya dengan total Rp62,78 miliar yang dijatuhkan kepada 68 pihak.

“Ada satu sanksi administratif berupa pencabutan izin, empat sanksi administratif berupa pembekuan izin, serta tujuh sanksi administratif berupa peringatan tertulis,” kata Hasan.

Hasan pun menambahkan OJK telah menegakkan delapan perintah tertulis dalam penanganan kasus di pasar modal.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya OJK untuk memperkuat penegakan aturan di pasar modal.

Secara umum, Hasan mengatakan pasar modal Indonesia mengalami pergerakan yang dinamis pada Maret 2026 seiring dengan eskalasi konflik Timur Tengah dan lonjakan harga komoditas energi dunia.

Artikel Terkait

IHSG Tumbang! Jebol ke Bawah 7.000 di Awal Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan awal pekan, Senin (6/4/2026). IHSG resmi meninggalkan level psikologis 7.000 setelah turun 37,35 poin atau 0,53% ke posisi 6.989,42.

WIKA Beton (WTON) Sebut Tembus Proyek Subway Filipina Rp180M

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) atau WTON terus memperluas jejak globalnya dengan ambil bagian dalam proyek strategis Metro Manila Subway Project (MMSP) di Filipina senilai USD10,7 Juta atau sekitar Rp180 miliar

Dua Pentolan CENT Kompak Mundur, Ada Apa?

PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) menghadapi perubahan penting di jajaran manajemen setelah dua direksinya resmi mengajukan pengunduran diri.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru