Emitentrust.com – Struktur kepemilikan saham PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) menunjukkan dominasi kuat pemegang kendali. Hingga akhir Maret 2026, porsi saham publik (free float) emiten ini tercatat hanya 15,39%, mencerminkan likuiditas yang masih terbatas di pasar.
Berdasarkan laporan registrasi pemegang efek, jumlah saham free float SMIL tercatat sekitar 1,35 miliar saham dari total 8,75 miliar saham beredar. Angka ini relatif stagnan dan belum menunjukkan peningkatan partisipasi investor publik.
Sebaliknya, kepemilikan saham justru terkonsentrasi pada internal perusahaan. Hadi Suhermin tercatat sebagai pemegang saham terbesar sekaligus pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) dengan kepemilikan langsung 46,99% saham.
Dominasi tersebut diperkuat oleh kepemilikan keluarga dan manajemen. Lucia Irawaty Lie menggenggam 24% saham, sementara Winston Suhermin memiliki 8% saham. Dengan komposisi ini, lebih dari 70% saham SMIL berada dalam lingkaran pengendali. Sedangkan pemilik manfaat akhir adalah Hadi Suhermin
Di luar itu, investor institusi seperti PT Maybank Sekuritas tercatat memiliki 5,14% saham, sementara sisanya tersebar di publik dengan porsi relatif kecil.
Minimnya free float ini juga tercermin dari menurunnya jumlah investor. Per akhir Maret 2026, jumlah pemegang saham tercatat 12.127 investor, turun dari 12.986 pada bulan sebelumnya.
Tidak terdapat saham treasury maupun saham dalam status blokir atau lock-up, namun rendahnya porsi publik membuat likuiditas saham SMIL relatif terbatas dibanding emiten dengan free float lebih besar.


