back to top

Dirut Emiten TP Rachmat (TAPG) Borong Saham Jelang Umumkan Dividen Rp1,8T

Emitentrust.com -“PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) menyampaikan bahwa George Oetomo selaku Direktur Utama tercatat menambah kepemilikan saham TAPG melalui transaksi pembelian di pasar pada 20 Mei 2026.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan pada 23 Mei 2026, disebutkan bahwa George Oetomo membeli sebanyak 250 ribu saham TAPG pada 20 Mei 2026 dengan harga Rp1.525 per saham.

Transaksi tersebut dilakukan dengan tujuan investasi dan berstatus kepemilikan tidak langsung.

Setelah transaksi dilakukan, jumlah kepemilikan saham George Oetomo di TAPG meningkat dari sebelumnya 55.556.100 saham menjadi 55.558.600 saham.

Seiring dengan penambahan tersebut, porsi kepemilikan sahamnya turut naik dari 0,2798% menjadi 0,2799% dari total saham yang ditempatkan dan disetor Perseroan.

Sebelumnya George Oetomo l menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 8 April 2026.sebanyak 150.000 lembar saham diharga Rp1.705 per saham.

Sebelumnya lagi George Oetomo menyerok saham TAPG pada ll 8 April 2026 sebanyak 150.000 lembar diharga Rp1.705 per saham.

Sebelumnya lagi George Oetomo membeli TAPG pada 7 Mei dan 11 Mei 2026 sebanyak 500.000 lembar diharga Rp1.855-Rp1.940 per saham.

Sebagai informasi, PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG memutuskan untuk membagikan dividen tahun buku 2025 senilai Rp141 per saham atau setara dengan Rp1,8 triliun.

Sebelumnya, pada 28 November 2025 TAPG telah membayarkan dividen tunai interim sebesar Rp992,63 miliar atau setara Rp50 per saham.

Sehingga sisa dividen yang akan dibayarkan tahun buku 2025 sebesar Rp91 per saham.

Saham TAPG pada perdagangan Jumat (22/5) naik 7,4 persen ke level Rp1.620.

Dalam sepekan TAPG 14,6 persen. Dalam sebulan ambles 20,2 persen dari harga Rp2.030 pada 23 April 2026.

Artikel Terkait

WMPP Kantongi Restu Right Issue 8,5 Miliar Saham

PT Widodo Makmur Perkasa Tbk memperoleh dukungan penuh dari para pemegang saham untuk melaksanakan aksi korporasi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

KIJA Dapat Suntikan dari BRI Rp1,2T Buat Garap Kendal Industrial Park

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) memperoleh fasilitas pinjaman jumbo senilai Rp1,2 triliun melalui entitas anak usahanya, PT Kawasan Industri Kendal (KIK). Dana tersebut akan digunakan untuk mempercepat pengembangan Kendal Industrial Park.

Asing Masuk! Saham CBRE Ngacir Hingga ARA

PT Cakra Buana Resources Energi Tbk kembali menjadi perhatian pelaku pasar setelah sahamnya ditutup Auto Reject Atas (ARA) pada perdagangan Jumat, 22 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru