back to top

CBRE Putuskan Tak Bagi Dividen, Rights Issue Jumbo Disetujui

Emitentrust.com – PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) memutuskan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 25 Mei 2026.

Manajemen CBRE dalam keterangannya Senin (25/5) menyebutkan bahwa berdasarkan hasil RUPST, pemegang saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk menyetujui penggunaan laba bersih tanpa pembagian dividen tunai. Keputusan tersebut disahkan dengan tingkat persetujuan mencapai 99,99% dari total suara yang hadir.

Rapat dihadiri pemegang saham yang mewakili 3,52 miliar saham atau sekitar 77,58% dari total saham dengan hak suara sah Perseroan.

Selain memutuskan tidak ada dividen, pemegang saham juga menyetujui dan mengesahkan laporan tahunan serta laporan keuangan Perseroan tahun buku 2025 yang telah diaudit Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono.

RUPST juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.

Dalam agenda lainnya, pemegang saham memberikan wewenang kepada Direksi untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik independen yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.

Selain itu, RUPS menyetujui pemberian kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menyatakan realisasi jumlah saham yang akan diterbitkan dalam pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) yang sebelumnya telah disetujui pada RUPSLB Desember 2025.

Manajemen menyatakan seluruh keputusan RUPS telah berjalan sesuai ketentuan anggaran dasar Perseroan dan regulasi pasar modal yang berlaku.

Sebagai informasi CBRE akan menggelar rights issue jumbo menghimpun dana hingga sekitar Rp1,91 triliun.

Rights issue sebanyak 12,76 miliar dengan harga pelaksanaan di kisaran Rp100-Rp150 per saham.

Artikel Terkait

Komut Mundur! PYFA Akan Gelar RUPS Susun Pengurus Baru

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) mengumumkan pengunduran diri Robby Yulianto dari jabatan Komisaris Utama Perseroan. Pengunduran diri tersebut efektif sejak surat pengunduran dirinya diterima Perseroan pada 20 Mei 2026.

BEI Tetapkan Harga Teoretis WINS Jadi Rp525 Usai Dividen Saham

Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan harga teoretis saham PT Wintermar Offshore Marine Tbk sebesar Rp525 per saham setelah Perseroan melaksanakan aksi korporasi pembagian dividen saham dengan rasio 71:1.

BEI Layangkan Surat ke Emiten Milik Hapsoro (BUVA)

Bursa Efek Indonesia (BEI) melayangkan surat ke emiten milik Hapsoro yaitu PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) terkait volatilitas transaksi saham Perseroan beberapa terakhir ini.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru