back to top

Disorot Usai Terbang! Saham Grup MNC (MSIN) Langsung Drop

Emitentrust.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa pihaknya tengah memantau pergerakan Saham PT MNC Digital Entertainment Tbk. (MSIN) karena adanya adanya peningkatan harga MSIN yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity).

Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 1 April 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia perihal investor release : PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) kinerja keuangan FY-2025.

Pada perdagangan hari ini pasca pengumuman UMA MSIN turun 0,53 persen ke level Rp945. Dalam sepekan terakhir MSIN terbang 59,3 persen. Dalam sebulan terbang 90,6 persen dari harga Rp496 pada 9 Maret 2026.

Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham tersebut maka perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini.

Oleh karena itu para Investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa dan mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, tulis Yulianto Aji Sadono Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangannya Selasa.

Selain itu, investor juga disarankan untuk mengkaji kembali corporate action perusahaan tercatat apabila belum mendapat persetujuan RUPS.

“BEI juga menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi,”pungkasnya.

Artikel Terkait

Publik Kuasai 66%, Siapa Tan Heng Lok Penerima Manfaat Akhir MKNT?

Porsi saham publik (free float) PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk melonjak dominan hingga 66,11%, menjadikannya salah satu emiten dengan distribusi saham paling luas di pasar.

TRUK Langsung ARA Usai Diborong Pentolan CBRE

Pergerakan besar terjadi di saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK). Jajaran manajemen dari PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) kompak masuk dan memborong saham

Pengendali SMRA Borong Saham di Pasar Rp9,54M

Emiten properti PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menyampaikan bahwa Semarop Agung selaku pengendali tercatat menambah kepemilikan sepanjang Maret hingga awal April 2026 dengan nilai transaksi yang tidak kecil.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru