back to top

BEI Soroti 9 Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Daftarnya

Emitentrust.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyoroti fenomena high shareholder concentration (HSC) atau kepemilikan saham yang terkonsentrasi pada pihak tertentu.

Per 2 April 2026, BEI telah mengumumkan 9 emiten dengan struktur kepemilikan yang didominasi kelompok terbatas.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Nyoman Gede Yetna, menegaskan bahwa pengumuman tersebut bukan merupakan sanksi, melainkan bentuk transparansi kepada investor.

“Ini informasi netral. Tujuannya agar investor memahami struktur kepemilikan saham,” ujar Nyoman usai pencatatan saham WBSA di gedung BEI, Jumat (10/4).

BEI mendorong emiten dalam kategori tersebut untuk mengambil langkah strategis, seperti aksi korporasi atau pelepasan saham, guna meningkatkan porsi kepemilikan publik.

Menurut Nyoman, kebijakan ini mengacu pada praktik global bahkan melampaui standar internasional di sejumlah pasar, seperti Hong Kong. Transparansi yang lebih tinggi diyakini dapat meningkatkan kepercayaan investor, termasuk investor asing, terhadap pasar modal Indonesia.

“Jangan lihat dampak jangka pendek. Ini untuk membangun trust jangka panjang agar investasi semakin masuk,” tegasnya.

Berikut 9 emiten yang masuk kategori HSC:

Barito Renewables Energy Tbk – 97,31%
Samator Indo Gas Tbk – 97,75%
Dian Swastatika Sentosa Tbk – 95,76%
Abadi Lestari Indonesia Tbk – 95,35%
Rockfields Properti Indonesia Tbk – 99,85%
Ifishdeco Tbk – 99,77%
Satria Mega Kencana Tbk – 98,35%
Panca Anugrah Wisesa Tbk – 95,76%
Lima Dua Lima Tiga Tbk – 95,47%.

Artikel Terkait

Akhiri Reli 9 Hari, IHSG Ditutup Terkoreksi Tipis

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menghentikan reli selama sembilan hari berturut-turut setelah ditutup melemah tipis pada perdagangan Rabu (22/7/2026). IHSG terkoreksi 5,82 poin atau 0,09% ke level 6.334,47, meski mayoritas sektor masih

XLSMART (EXCL) Menang Spektrum Baru, 4G dan 5G Makin Ngebut!

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) resmi ditetapkan sebagai salah satu pemenang seleksi pengguna pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz tahun 2026 oleh Kementerian

BEI Layangkan Surat ke Yulie Sekuritas Indonesia (YULE) Terkait Ini

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan kepada PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) terkait volatilitas transaksi saham Perseroan melalui surat Nomor S-08768/BEI.PP3/07-2026 tertanggal 21 Juli 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru