back to top

RMK Energy (RMKE) Hari Ini Batas Akhir Perdagangan Stock Split 1:5

Emitentrust.com – PT RMK Energy Tbk. (RMKE) akan melaksanakan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5, sehingga setiap 1 saham lama akan menjadi 5 saham baru.

Berdasarkan pengumuman jadwal pelaksanaan aksi korporasi, nilai nominal saham RMKE akan berubah dari Rp100 per saham menjadi Rp20 per saham.

Adapun hari terakhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama di Pasar Reguler dan Negosiasi jatuh pada hari ini 16 Juli 2026. Sedangkan Perdagangan saham dengan nilai nominal baru di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi akan dimulai pada 17 Juli 2026.

Sedangkan tanggal penyelesaian terakhir transaksi saham dengan nominal lama ditetapkan pada 20 Juli 2026.

Selanjutnya, Recording Date ditetapkan pada 21 Juli 2026 untuk menentukan pemegang saham yang berhak memperoleh saham hasil stock split. Distribusi saham dengan nominal baru akan dilakukan setelah tanggal pencatatan tersebut, diikuti dengan dimulainya perdagangan di Pasar Tunai menggunakan nominal baru serta penyelesaian transaksi saham hasil stock split.

Pada perdagangan hari ini Kamis (16/7) saham RMKE turun 3,23 persen ke level Rp2.400 per lembar.

Artikel Terkait

KKES Bantah Ada Fakta Material di Balik Lonjakan Saham

PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk. (KKES) menegaskan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi pergerakan harga saham maupun keputusan investasi investor.

Grup Sinarmas (SMMA) Tak Bagi Dividen, Laba 2025 Dialokasikan untuk Ekspansi

PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) memutuskan tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 15 Juli 2026.

Dana IPO CGAS Dipakai Bangun Stasiun LNG, Sisa Rp17,2M Simpan di Tiga Bank

PT Citra Nusantara Gemilang Tbk. (CGAS) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) per 30 Juni 2026. Perseroan telah merealisasikan Rp156,02 miliar dari hasil bersih IPO, sehingga masih menyisakan Rp17,2 miliar yang ditempatkan di sejumlah bank.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru