Emitentrust.com – PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp10 per saham dari laba bersih tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 10 April 2026.
Berdasarkan risalah RUPST Senin (13/4) disebutkan total dividen yang dibagikan mencapai Rp15,87 miliar dari laba bersih perseroan yang sebesar Rp132,13 miliar. Sementara itu, sisa laba sebesar Rp116,26 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha ke depan.
RUPST dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 86,08% dari total saham dengan hak suara sah, menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan.
Selain menyetujui pembagian dividen, pemegang saham juga mengesahkan laporan tahunan dan laporan keuangan perseroan tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Jojo Sunarjo & Rekan.
Rapat turut memberikan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas kinerja pengurusan dan pengawasan selama tahun buku tersebut.
Pada agenda lainnya, RUPS memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, termasuk menetapkan honorarium dan persyaratan lainnya.
Dari sisi manajemen, tidak terdapat perubahan susunan pengurus. Perseroan tetap mempertahankan jajaran direksi dan komisaris, dengan Vera Marlinata Widjaya sebagai Direktur Utama, didampingi Agustinus Sumandar dan Husin Chandra.
Sementara itu, posisi Komisaris Utama tetap dijabat oleh Ignatius Budiman bersama Lusy Miranda sebagai Komisaris.
Pada perdagangan hari ini Senin saham YULE naik 1,5 persen ke level Rp3.380.


