back to top

Emiten Boy Thohir (ADRO) Hentikan Buyback Saham, Siapkan Aksi Baru

Emitentrust.com – Emiten tambang PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) milik Boy Tahohir resmi menghentikan sementara program pembelian kembali saham (buyback) tahun 2025 lebih awal dari jadwal.

Manajemen ADRO 16 April 2026, menyampaikan bahwa penghentian buyback dilakukan untuk menghindari tumpang tindih dengan rencana program buyback baru tahun 2026 yang akan segera dimulai.

Program buyback 2025 sebelumnya masih berjalan dalam periode 12 bulan sejak 3 Juni 2025 hingga 2 Juni 2026. Namun, perseroan memutuskan untuk mengakhirinya lebih cepat, tepatnya per 16 April 2026.

Langkah ini diambil seiring rencana perseroan untuk meminta restu pemegang saham dalam RUPS Tahunan pada 17 April 2026 terkait pelaksanaan buyback baru sesuai ketentuan POJK 29/2023.

Jika disetujui dalam RUPS, program pembelian kembali saham 2026 akan mulai dijalankan secara bertahap selama 12 bulan, terhitung sejak 18 April 2026.

Manajemen menegaskan bahwa penghentian program buyback lama bukan karena perubahan fundamental, melainkan murni penyesuaian administratif agar dua periode buyback tidak berjalan bersamaan.

“Penghentian dilakukan agar pelaksanaan buyback 2026 tidak beririsan dengan program sebelumnya,” tulis manajemen.

Perseroan juga memastikan bahwa keputusan ini tidak memberikan dampak signifikan terhadap operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha.

Sebelumnya PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) berencana untuk kembali melakukan pembelian kembali ( buyback ) saham perseroan dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp 4 triliun.

“Pembelian kembali saham perseroan akan dilakukan melalui BEI dan secara bertahap dalam jangka waktu paling lama 12 bulan terhitung setelah tanggal diperolehnya persetujuan rapat umum pemegang saham perseroan yang akan dilakukan pada rapat umum pemegang saham tahunan perseroan (RUPST),” ungkap manajemen ADRO dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (12/3/2026).

Manajemen ADRO menyebutkan bahwa RUPST akan dilakukan pada tanggal 17 April 2026 dan apabila agenda pembelian kembali saham perseroan telah disetujui pada RUPST, pembelian kembali saham perseroan akan dilakukan terhitung sejak tanggal 20 April 2026.

Artikel Terkait

Market Cap BEI Melonjak 7,18%, Tembus Rp13.189T Dalam Sepekan

Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan perdagangan periode 13—17 April 2026 mencatat Kapitalisasi pasar melonjak 7,18% menjadi Rp13.189 triliun dari sebelumnya Rp12.305 triliun.

BEI Layangkan Surat ke Emiten Grup Bakrie (DEWA)

Bursa Efek Indinesia (BEI) melayangkan surat ke Darma Henwa Tbk (DEWA) terkait kabar rencana penawaran umum perdana saham (IPO) anak usahanya PT Gayo Mineral Resources (GMR),

IHSG Bangkit di Akhir Pekan, Reli Sepekan Tembus 2% Lebih

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit pada penutupan perdagangan akhir pekan Jumat (17/4/2026), setelah sempat tertekan dalam dua hari sebelumnya. IHSG ditutup menguat 12,62 poin atau 0,17% ke level 7.634,00.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru