Emitentrust.com- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis (16/4/2026) di zona merah, meski hanya terkoreksi tipis. IHSG turun 2,20 poin atau 0,03% ke level 7.621,38, mencerminkan pergerakan pasar yang cenderung mixed sepanjang hari.
Secara sektoral, pergerakan IHSG ditopang oleh enam sektor yang berhasil menguat, sementara lima sektor lainnya masih berada di zona merah. Sektor transportasi menjadi pendorong utama dengan kenaikan 3,36%, diikuti sektor kesehatan yang menguat 2,37%.
Namun, tekanan datang dari sejumlah sektor lain. Sektor infrastruktur mencatatkan pelemahan terdalam sebesar 0,60%, disusul sektor barang baku yang turun 0,39% dan sektor properti yang melemah 0,35%.
Aktivitas perdagangan terbilang cukup ramai, dengan total volume mencapai 39,40 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp17,88 triliun. Pergerakan saham juga relatif seimbang, dengan 356 saham menguat, 318 melemah, dan 147 stagnan.
Di jajaran saham top gainers, DEFI memimpin dengan lonjakan 34,44% ke level 121. Disusul KRYA yang naik 34,32% ke 90, LABA menguat 34,18% ke 157, serta AYLS dan AGRO yang sama-sama melesat di atas 29%.
Sementara itu, tekanan jual masih membayangi sejumlah saham. PSDN menjadi top loser setelah terkoreksi 14,73% ke level 191. Disusul SDMU yang turun 14,65%, SMIL melemah 14,54%, IFSH terkoreksi 11,76%, serta ROTI yang turun 11,18%.
Sedangkan Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya BNBR sebanyak 125.696 kali senilai Rp724 miliar kemudian ZATA sebanyak 86.797 kali senilai Rp206 miliar dan BIPI sebanyak 82.205 kali senilai Rp652 miliar.
Pada indeks LQ45, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) memimpin pelemahan dengan penurunan 4,62%, diikuti PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang turun 2,36% dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang melemah 2,19%.
Di sisi lain, saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) mencatatkan penguatan terbesar di LQ45 dengan kenaikan 3,80%. Disusul PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) yang naik 3,75% serta PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang menguat 3,05%.


