Emitentrust.com – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) emiten migas grup Bakrie membukukan laba bersih sebesar US$18,32 juta pada kuartal I-2026, meningkat 2,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$17,95 juta. Sejalan dengan itu, pendapatan perseroan juga tumbuh 17% menjadi US$136,93 juta dari sebelumnya US$117,04 juta.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 31 Maret 2026 yang diterbitkan Selasa (9/6) disebutkan, peningkatan kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan penjualan serta efisiensi pada sisi biaya produksi. Beban pokok penjualan tercatat turun tipis menjadi US$78,47 juta dibandingkan US$79,14 juta pada periode yang sama tahun lalu.
Kondisi tersebut mendorong laba bruto ENRG melonjak 54,2% menjadi US$58,45 juta dari sebelumnya US$37,90 juta. Sementara itu, laba usaha perseroan meningkat signifikan sebesar 59,5% menjadi US$52,53 juta dibandingkan US$32,94 juta pada kuartal I-2025.
Dari sisi operasional, EBITDA juga menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Hingga akhir Maret 2026, EBITDA ENRG tercatat sebesar US$94,02 juta atau naik 29,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$72,76 juta.


