back to top

Beruntun! LABA Lepas 28,4 Juta Saham KRYA

Emitentrust.com – Pemegang saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk, (KRYA) yakni Green Power Group Tbk (LABA) tercatat melakukan aksi penjualan saham pada pertengahan April 2026.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham Selasa (21/4) disebutkan bahwa LABA melepas total 28.435.600 saham KRYA dalam dua transaksi berbeda.

Rinciannya, pada 16 April 2026, GREEN menjual 17.649.800 saham di harga Rp83 per saham, dengan nilai transaksi sekitar Rp1,46 miliar.

Kemudian pada 17 April 2026, dilakukan penjualan lanjutan sebanyak 10.785.800 saham di harga Rp100 per saham, dengan nilai sekitar Rp1,08 miliar.

Dengan demikian, total nilai transaksi dari aksi divestasi LABA mencapai sekitar Rp2,54 miliar.

Pasca transaksi, kepemilikan LABA di saham KRYA turun dari 148,78 juta saham (8,94%) menjadi 120,34 juta saham atau setara sekitar 7,23%.

Manajemen menyebutkan bahwa transaksi ini dilakukan untuk penyesuaian portofolio investasi.

Dalam laporan tersebut juga ditegaskan bahwa LABA bukan merupakan pihak pengendali di KRYA. Meski demikian, kepemilikan di atas 5%.

Pada perdagngan Selasa (21/4) saham KRYA di level Rp88 per lembar.

Artikel Terkait

Akhiri Reli 9 Hari, IHSG Ditutup Terkoreksi Tipis

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menghentikan reli selama sembilan hari berturut-turut setelah ditutup melemah tipis pada perdagangan Rabu (22/7/2026). IHSG terkoreksi 5,82 poin atau 0,09% ke level 6.334,47, meski mayoritas sektor masih

XLSMART (EXCL) Menang Spektrum Baru, 4G dan 5G Makin Ngebut!

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) resmi ditetapkan sebagai salah satu pemenang seleksi pengguna pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz tahun 2026 oleh Kementerian

BEI Layangkan Surat ke Yulie Sekuritas Indonesia (YULE) Terkait Ini

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan kepada PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) terkait volatilitas transaksi saham Perseroan melalui surat Nomor S-08768/BEI.PP3/07-2026 tertanggal 21 Juli 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru