back to top

IHSG Sesi I Melemah! ASII Menguat, DSSA Ambruk

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada akhir perdagangan sesi pertama Rabu (22/4/2026). IHSG turun 15,017 poin atau 0,20% ke level 7.544,36.

Pelemahan IHSG kali ini terjadi di tengah penguatan mayoritas sektor. Tekanan utama kembali datang dari sektor energi yang mencatat penurunan terdalam sebesar 0,6%, menjadi faktor utama penahan laju indeks.

Selain itu, sektor teknologi juga terkoreksi 0,26%, diikuti sektor kesehatan yang melemah tipis 0,08%.

Di sisi lain, sejumlah sektor justru mencatatkan kinerja impresif. Sektor transportasi dan logistik memimpin penguatan dengan lonjakan signifikan sebesar 3,98%. Disusul sektor keuangan yang naik 0,99% dan sektor perindustrian yang menguat 0,79%.

Penguatan juga terjadi pada sektor properti dan real estate yang naik 0,21%, sektor barang konsumen non-primer sebesar 0,17%, serta sektor barang konsumen primer yang menguat 0,15%. Sementara itu, sektor infrastruktur dan barang baku masing-masing naik tipis 0,06% dan 0,01%.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi mencapai 26,58 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp9,25 triliun. Sebanyak 402 saham menguat, mengungguli 253 saham yang melemah, sementara 163 saham stagnan.

Beberapa saham mencatatkan penguatan signifikan, di antaranya ITMG yang naik Rp825 menjadi Rp27.075 per saham. BDMN juga menguat Rp770 ke Rp3.850, serta UNTR yang naik Rp550 menjadi Rp32.525 per saham.

Sebaliknya, tekanan jual masih terlihat pada sejumlah saham seperti POLU yang turun Rp1.675 ke Rp16.100. MKPI melemah Rp900 menjadi Rp22.075, serta BREN yang turun Rp450 ke level Rp5.525 per saham.

Untuk saham teraktif, KOTA memimpin dengan frekuensi transaksi mencapai 91.296 kali senilai Rp302 miliar. Disusul BAPA sebanyak 60.010 kali senilai Rp177,5 miliar, serta MDIA dengan 57.762 kali transaksi senilai Rp249 miliar.

Pada indeks LQ45, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menjadi top losers setelah turun 10,79%. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melemah 7,53%, diikuti PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) yang turun 2,64%.

Sementara itu, penguatan di LQ45 dipimpin oleh PT Astra International Tbk (ASII) yang naik 3,95%. Disusul PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat 3,14%, serta PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang naik 2,41%.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Turun 0,24%, Saham Energi & Bahan Baku Jadi Beban

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus menutup perdagangan dengan pelemahan tipis pada Rabu (22/4/2026). IHSG turun 17,76 poin atau 0,24% ke level 7.541,61,

Grup Lippo Matahari (LPPF) Ganti Logo & Nama Jadi MDS Retailing

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) resmi melakukan transformasi identitas korporasi. Emiten ritel tersebut kini berganti nama menjadi PT MDS Retailing Tbk,

BI – Rate Tetap di Level 4,75 Persen

Bank Indonesia (BI) melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2026 yang berlangsung pada Selasa (21/4) dan Rabu ini memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate

Populer 7 Hari

Berita Terbaru