back to top

Medco (MEDC) Teken Akuisisi FPSO Cendor Rp137M

Emitentrust.com – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) melalui anak usahanya, Medco Energi Global Pte. Ltd. (MEG), menandatangani perjanjian penjaminan induk perusahaan (parent company guarantee) terkait rencana akuisisi Floating Production Storage and Offloading (FPSO) Cendor senilai maksimal US$8,45 juta atau sekitar Rp137 miliar.

Corporate Secretary MEDC, Siendy K. Wisandana, menjelaskan bahwa perjanjian tersebut ditandatangani pada 26 Mei 2026 antara MEG dan Petrofac (Malaysia-PM304) Limited sebagai bagian dari proses transisi pengelolaan wilayah kerja minyak dan gas PM304 di Malaysia.

Petrofac saat ini masih bertindak sebagai operator Production Sharing Contract (PSC) PM304 yang masa kontraknya akan berakhir pada 22 September 2026. Selanjutnya, mulai 23 September 2026, pengelolaan blok tersebut akan dilanjutkan oleh Medco Asia Pacific Limited (MAPL), anak usaha MEG, dengan nama wilayah kerja PSC Cendramas.

Dalam rangka mendukung transisi tersebut, Petrofac telah menggunakan hak opsinya untuk membeli FPSO Cendor dari MISC Offshore Floating Terminals (L) Limited. Aset terapung tersebut akan digunakan untuk kepentingan operasional MAPL setelah pengalihan operator dilakukan.

“Petrofac telah melakukan pemberitahuan untuk melaksanakan hak opsi tersebut untuk kepentingan MAPL,” tulis Siendy dalam keterangannya Kamis (4/6).

Berdasarkan ketentuan kontrak, Petrofac memiliki hak untuk membeli FPSO Cendor dengan batas waktu pelaksanaan opsi paling lambat 31 Mei 2026. Nilai pembelian aset tersebut disepakati maksimal sebesar US$8.448.010 atau setara sekitar Rp137 miliar dengan asumsi kurs Rp16.300 per dolar AS.

Dalam transaksi ini, MEG bertindak sebagai penjamin atas kewajiban Petrofac, termasuk menjamin pemenuhan harga pembelian maksimum yang telah ditetapkan dalam perjanjian.

Manajemen MEDC menegaskan bahwa transaksi afiliasi tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran proses pengalihan operasional lapangan migas PM304 kepada MAPL dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap kondisi keuangan maupun operasional Perseroan.

“Tidak terdapat dampak kejadian, informasi, atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Emiten,” tegas Siendy.

Langkah ini sekaligus memperlihatkan kesiapan Medco dalam mengambil alih pengelolaan PSC Cendramas dan menjaga keberlanjutan produksi migas di wilayah kerja tersebut setelah berakhirnya kontrak Petrofac.

Artikel Terkait

Pengendali WINR Makin Rajin Jual Jutaan Saham di FCA, Begini Alasannya

Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya Tbk. (WINR), Pemenang Nusantara Internasional kembali melakukan penjualan sebanyak 1.592.400 saham di pasar.

Pemegang Saham POOL Tolak Auditor dan Tunda Perubahan Pengurus

PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 20 Juli 2026 dengan tingkat kehadiran pemegang saham yang mewakili 1,34 miliar saham atau sekitar 57,43% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.

HYGN Ungkap Investor Asing Masuk, Borong 21 Juta Saham Harga Senyap

PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN) menyampaikan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait adanya pembelian saham Perseroan oleh investor asing yang nilainya dikategorikan material.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru