back to top

PGJO Divestasi 99,99% Anak Usaha Bisnis Travel, Ini Alasannya

Emitentrust.com – PT Bahtera Bumi Raya Tbk (PGJO) resmi melepas mayoritas kepemilikan pada entitas anaknya, PT Pigijo Travelindo Sakti, melalui aksi divestasi yang dilakukan pada 23 April 2026.

Willius Wijaya Direktur PGJO dalam keterangannya Kamis (23/4) menyampaikan bahwa telah mengalihkan sebanyak 19.999 saham atau setara 99,995% kepemilikan di PTS kepada pihak pembeli, yakni Steffen dan Hevy Yafanny, dengan nilai transaksi sebesar Rp139,99 juta.

Transaksi tersebut dituangkan dalam Akta Jual Beli Saham dan Pengambilalihan No.13 dan No.14 tertanggal 23 April 2026 yang dibuat di hadapan notaris Rini Yulianti.

Manajemen menyatakan, divestasi ini akan berdampak pada penghentian salah satu segmen usaha perseroan, sehingga dikategorikan sebagai informasi atau fakta material sesuai dengan ketentuan regulator pasar modal.

Meski demikian, nilai transaksi tersebut tidak melebihi 10% dari total aset perseroan berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, sehingga tidak termasuk dalam kategori transaksi material. Selain itu, transaksi juga tidak melibatkan pihak terafiliasi dan tidak mengandung benturan kepentingan.

Perseroan menegaskan bahwa langkah divestasi ini tidak memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.

Artikel Terkait

BEI Telisik Rencana Right Issue Grup Lippo (MPPA) Rp1,2T

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) akhirnya buka suara atas permintaan penjelasan lanjutan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

EMAS Putuskan Tak Bagi Dividen 2025, Ini Alasannya

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMA) memutuskan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 22 April 2026.

Bank Permata (BNLI) Catat Laba Rp920M, Naik 16,6% di Kuartal I 2026

PT Bank Permata Tbk (BNLI) hingga kuartal I-2026 mwncatatkan laba bersih sebesar Rp920,10 miliar meningkat 16,6% dibandingkan Rp788,97 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru