back to top

OASA Perbesar Kepemilikan di Anak Usaha Bisnis Energi

Emitentrust.com- PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) melalui entitas anaknya meningkatkan kepemilikan saham di PT Indoplas Dewata Energi. Aksi korporasi ini dilakukan pada 20 April 2026 dengan nilai tambahan investasi sebesar Rp56 juta.

Chandra Devikemalawaty Sekretaris OASA mengungkapkan bahwa peningkatan kepemilikan tersebut dilakukan oleh entitas anak perseroan, yakni PT Indoplas Makmur Lestari, melalui penambahan sebanyak 56 lembar saham di Indoplas Dewata Energi.

Penambahan porsi kepemilikan ini berasal dari peningkatan modal dasar serta modal ditempatkan dan disetor di perusahaan target, sehingga saham tambahan yang diperoleh berasal dari portepel.

Aksi korporasi tersebut telah dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 32 tertanggal 20 April 2026, yang dibuat di hadapan Notaris Humberg Lie di Jakarta.

Selain itu, perubahan ini juga telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Hukum dan HAM melalui Surat Keputusan No. AHU-0026466.AH.01.02.TAHUN 2026 tertanggal 23 April 2026.

“ Hngga saat ini peningkatan kepemilikan saham tersebut belum memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan,” tulis Chandra Kamis (23/4).

PT Indoplas Dewata Energi (IDE) adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan listrik, gas, uap/air panas, dan udara dingin,

Artikel Terkait

TLKM Setujui Dividen Rp21,9T, Buyback Saham & Ganti Komisaris

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) resmi membagikan dividen tunai jumbo senilai sekitar Rp21,9 triliun kepada pemegang saham dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan

ATLA Bagi Dividen Rp0,56 per Saham, Ini Tanggal Pentingnya

PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) memutuskan membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum

IHSG Ditutup Ambles 4,52%! Tapi ADMR, MBMA Terbang di LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan koreksi tajam pada perdagangan awal pekan ini.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru