back to top

MINE Jadwalkan Bagi Dividen Tunai, Yieldnya 4,17 Persen

Emitentrust.com – PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 dengan total nilai mencapai Rp60,24 miliar. Keputusan ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 22 April 2026.

Berdasarkan keterangan resmi pada Sabtu (25/4), emiten tambang tersebut menetapkan dividen sebesar Rp14,75 per saham. Jumlah ini mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham di tengah kinerja keuangan yang solid.

Pada perdagangan akhir Pekan (24/4) saham MINE berada di level Rp354 per saham. Mengacu pada harga saham tersebut maka dividen yield mencapai 4,17%.

Adapun laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sepanjang 2025 tercatat sebesar Rp202,02 miliar. Sementara itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp452,99 miliar dengan total ekuitas sebesar Rp934,93 miliar.

Untuk jadwal pembagian dividen, perseroan menetapkan tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 30 April 2026, dengan ex dividen pada 4 Mei 2026. Sementara itu, cum dividen di pasar tunai jatuh pada 5 Mei 2026 dan ex dividen pada 6 Mei 2026.

Investor yang berhak atas dividen adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 5 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Adapun pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 22 Mei 2026.

Artikel Terkait

Bukan Cuma Bisnis Genset, Ini Alasan BACH Dinilai Punya Prospek Besar di Era Digital

Emitentrust.com - PT Bach Multi Global Tbk (BACH) dinilai...

AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%

PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) V atau rights issue dengan nilai maksimal Rp175 miliar.

Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026

PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) membukukan rugi bersih sebesar Rp124,25 miliar pada semester I-2026. Hasil tersebut berbalik dari laba bersih Rp793,30 juta yang dicatatkan pada periode yang sama tahun lalu

Populer 7 Hari

Berita Terbaru