back to top

AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%

EmitenTrust.com – PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) V atau rights issue dengan nilai maksimal Rp175 miliar.

Berdasarkan prospektus yang diterbitkan Jumat (31/7), AHAP akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 3,5 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp50 per saham. Seluruh saham baru tersebut ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp50 per saham sehingga dana yang berpotensi dihimpun mencapai Rp175 miliar.

Dalam aksi korporasi ini, setiap pemegang tujuh saham lama yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 24 September 2026 pukul 16.00 WIB berhak memperoleh lima Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru dengan harga Rp50 per saham.

Seluruh saham baru yang diterbitkan akan memiliki hak yang sama dengan saham lama, termasuk hak atas dividen, dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pemegang saham utama AHAP, PT Asuransi Central Asia (ACA), menyatakan komitmennya untuk melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya. Berdasarkan surat pernyataan tertanggal 20 Mei 2026, ACA akan menyerap sekitar 2,19 miliar saham baru atau setara 62,58% dari total saham yang ditawarkan dalam rights issue.

Untuk merealisasikan komitmen tersebut, ACA akan mengonversi pinjaman subordinasi senilai Rp30 miliar menjadi setoran modal. Sementara sisa dana sebesar Rp79,51 miliar akan disetor secara tunai pada saat pelaksanaan rights issue.

Perseroan juga menegaskan tidak menunjuk pembeli siaga (standby buyer) dalam pelaksanaan PMHMETD V. Apabila terdapat saham baru yang tidak diambil oleh pemegang HMETD sesuai haknya, saham tersebut akan dialokasikan secara proporsional kepada pemegang saham yang melakukan pemesanan tambahan.

Jika setelah proses alokasi masih terdapat sisa saham, maka saham tersebut tidak akan diterbitkan dari portepel Perseroan.

Melalui aksi korporasi ini, AHAP berharap dapat memperkuat struktur permodalan perusahaan sekaligus meningkatkan kapasitas usaha di tengah perkembangan industri asuransi umum nasional.

Sebagai informasi Pengendali dan pemilik utama PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) adalah PT Asuransi Central Asia (ACA) dan konglomerat Anthoni Salim melalui Salim Group.

Artikel Terkait

Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026

PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) membukukan rugi bersih sebesar Rp124,25 miliar pada semester I-2026. Hasil tersebut berbalik dari laba bersih Rp793,30 juta yang dicatatkan pada periode yang sama tahun lalu

BEI Beberkan Pipeline Terbaru!

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aktivitas penghimpunan dana di pasar modal tetap bergulir hingga akhir Juli 2026. Sepanjang periode tersebut, sebanyak tujuh perusahaan telah melaksanakan penawaran umum

Market Cap BEI Naik 0,48 Persen Jadi Rp10.923T Dalam Sepekan

Kapitalisasi pasar (market capitalization/market cap) Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkat 0,48% sepanjang perdagangan periode 27–31 Juli 2026, menjadi Rp10.923 triliun dari Rp10.870 triliun pada pekan sebelumnya. Kenaikan tersebut sejalan

Populer 7 Hari

Berita Terbaru