back to top

BOLT Tebar Dividen Rp117M Setara 88,6% Laba 2025

Emitentrust.com – PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) resmi membagikan dividen tunai besar kepada pemegang saham. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Senin (27/4), perseroan menyetujui pembagian dividen sebesar Rp117,19 miliar atau setara Rp50 per saham—mencapai 88,63% dari laba bersih tahun buku 2025.

Direktur BOLT Anthony Wijaya memgungkapkan RUPST juga menyetujui, dari total laba bersih Rp139,21 miliar, sekitar 5% atau Rp6,61 miliar disisihkan sebagai dana cadangan. Sementara sisanya sebesar Rp8,41 miliar dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan.

Anthony memaparkan Di tengah tantangan global, termasuk ketegangan geopolitik Timur Tengah yang berdampak pada harga bahan baku dan logistik, kinerja BOLT tetap menunjukkan daya tahan. Perseroan bahkan mencatat pertumbuhan penjualan bersih 14,58% dan lonjakan laba bersih 36,26% pada kuartal I 2026, didorong peningkatan pangsa pasar kendaraan roda empat serta ekspansi ekspor.

Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, penjualan mobil nasional hingga kuartal I 2026 tumbuh tipis 1,7% menjadi 209.021 unit. Sementara data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia menunjukkan penjualan motor justru turun 4,11% menjadi 1,61 juta unit. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi BOLT untuk memperkuat posisi di segmen roda empat dan industri terkait.

Untuk menjaga margin, perusahaan telah mengamankan pasokan melalui kontrak jangka panjang bahan baku, meningkatkan efisiensi operasional, serta melakukan penyesuaian harga secara selektif. Ke depan, BOLT juga fokus pada digitalisasi proses produksi, pengembangan SDM, serta ekspansi ke sektor alat berat dan pasar ekspor.

Manajemen optimistis momentum pertumbuhan akan berlanjut seiring pemulihan industri otomotif global dan strategi bisnis yang semakin terarah.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Melonjak! Tembus Level 6.400, Ini Sentimen Positifnya

Emitentrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 100,12...

BEI Buka Suara Soal IHSG Usai Pidato Prabowo Janjikan Ekonomi 6%

Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (14/8/2026) tidak terlepas dari respons positif pelaku pasar terhadap pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto.

BEI Telisik Saham DGIK, Transaksi Tiba-tiba Ramai Tapi Harga Anjlok

PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait lonjakan aktivitas transaksi saham yang disertai penurunan harga cukup signifikan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru