back to top

IHSG Sesi I Menghijau! AMMN dan BUMI Terbang

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (27/4/2026). IHSG naik 46,13 poin atau 0,65% ke level 7.175,62.

Penguatan IHSG kali ini ditopang oleh mayoritas sektor yang bergerak di zona hijau. Dari total 11 sektor yang diperdagangkan, sebanyak 10 sektor berhasil mencatatkan kenaikan dan menjadi pendorong utama laju indeks.

Sektor barang baku memimpin penguatan dengan kenaikan 2,37%. Disusul sektor barang konsumen siklikal yang naik 1,43% serta sektor teknologi yang menguat 1%.

Sementara itu, hanya sektor kesehatan yang bergerak di zona merah dengan pelemahan sangat tipis sebesar 0,01%.

Aktivitas perdagangan terpantau cukup ramai hingga akhir sesi I. Total volume transaksi mencapai 22,20 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp10,36 triliun. Sebanyak 449 saham menguat, 241 saham melemah, dan 127 saham stagnan.

Dari sisi pergerakan saham, sejumlah emiten mencatatkan kenaikan harga signifikan. RDTX melonjak Rp1.100 ke Rp16.575 per saham, UNIC naik Rp575 ke Rp12.500, serta GGRM menguat Rp575 ke Rp14.275 per saham.

Sebaliknya, tekanan jual terjadi pada beberapa saham seperti UNTR yang turun Rp1.350 ke Rp30.500, MLPT melemah Rp800 ke Rp22.700, serta POLU yang terkoreksi Rp750 ke Rp14.750 per saham.

Untuk saham teraktif, DEFI memimpin dengan frekuensi transaksi sebanyak 56.678 kali senilai Rp146 miliar. Disusul KOTA dengan 51.356 kali transaksi senilai Rp156 miliar, serta BBCA yang mencatatkan nilai transaksi terbesar mencapai Rp1,005 triliun dari 50.380 kali perdagangan.

Di jajaran LQ45, saham-saham energi dan komoditas menjadi motor penguatan. AMMN melonjak 8,50%, BUMI naik 5,56%, dan AKRA menguat 4,73%.

Sementara itu, saham-saham yang mengalami tekanan di LQ45 antara lain UNTR yang turun 4,24%, UNVR melemah 2,54%, serta BMRI yang terkoreksi 2,22%.

Artikel Terkait

DMIG Putuskan Bagi Dividen 50% Laba 2025

PT Damai Indah Golf Tbk (DMIG) menetapkan penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp75,02 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 18 April 2026.

Bos DIVA Resign Mendadak, Ada Apa?

PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisarisnya pada 22 April 2026.

OJK Kantongi Dua Paket Calon Direksi BEI, Siapa Saja?

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan telah menerima sejumlah kandidat calon direksi Bursa Efek Indonesia (BEI). Hingga saat ini, regulator tengah melakukan evaluasi terhadap kelengkapan persyaratan

Populer 7 Hari

Berita Terbaru