Emitentrust.com – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) mencatat kinerja yang cenderung mixed pada kuartal I-2026. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp519,30 miliar, naik 2,94% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp506,61 miliar.
Di sisi intermediasi, penyaluran kredit justru mengalami penurunan tipis. Total kredit yang diberikan (setelah cadangan kerugian penurunan nilai) tercatat sebesar Rp125,17 triliun, turun sekitar 0,17% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp125,38 triliun.
Meski kredit melemah, kinerja pendapatan bunga bersih menunjukkan perbaikan. Pendapatan bunga dan syariah neto meningkat menjadi Rp2,05 triliun dari Rp1,82 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi top line, total pendapatan bunga dan syariah tercatat sebesar Rp4,10 triliun, sedikit turun dibandingkan Rp4,27 triliun pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, beban operasional mengalami peningkatan, terutama dari kenaikan beban tenaga kerja dan penyisihan kerugian penurunan nilai, yang turut menekan pertumbuhan laba.
Dari sisi neraca, total aset BJBR tercatat Rp221,81 triliun, relatif stabil dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp221,35 triliun. Adapun dana pihak ketiga (DPK) tercatat Rp146,78 triliun, naik dari Rp140,10 triliun.
Perseroan juga mencatat laba operasional sebesar Rp662,60 miliar, meningkat dari Rp597,95 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.


