back to top

IPCC Jadwalkan Sisa Dividen Tunai Rp86,6, Cum Date 19 Juni

Emitentrust.com – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar 80% dari laba bersih perseroan, atau senilai Rp205,21 miliar.

Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 10 Juni 2026 di Museum Maritim Indonesia, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dalam keterangannya, manajemen IPCC menyampaikan bahwa dari total dividen tersebut, perseroan telah membagikan dividen interim sebesar Rp47,57 miliar atau setara Rp26,1629 per saham. Dengan demikian, sisa dividen yang akan dibagikan sebagai dividen final mencapai Rp157,63 miliar atau sekitar Rp86,6901 per saham.

Jika digabungkan, total dividen yang diterima pemegang saham mencapai Rp112,853 per lembar saham.

Perseroan menegaskan bahwa pembagian dividen ini mencerminkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025, serta komitmen perusahaan dalam memberikan imbal hasil kepada pemegang saham secara berkelanjutan.

Adapun jadwal pembagian dividen telah ditetapkan sebagai berikut:

Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 19 Juni 2026, sedangkan ex dividen dimulai pada 22 Juni 2026. Sementara itu, recording date ditetapkan pada 23 Juni 2026.

Untuk pasar tunai, cum dividen berlangsung pada 23 Juni 2026 dan ex dividen pada 24 Juni 2026. Pembayaran dividen tunai kepada pemegang saham akan dilakukan pada 10 Juli 2026.

Artikel Terkait

Lo Kheng Hong Borong 5,18 Juta Saham GJTL, Kepemilikan Naik Jadi 7,03%

Investor pasar modal Lo Kheng Hong kembali menambah investasi di saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) dengan memborong 5,18 juta saham GJTL.

BEI Telisik Rencana Akuisisi ASPI oleh GMP Group Investama

PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait perkembangan rencana pengambilalihan saham perseroan oleh PT GMP Group Investama melalui pembelian saham milik pemegang saham pengendali, PT Andalan Sakti Inti (ASI).

BEI Umumkan Evaluasi IDXESGL, TPIA Melonjak Jadi Saham Berbobot Terbesar Kedua

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengumumkan hasil evaluasi minor Indeks IDXESGL melalui Pengumuman No. Peng-00148/BEI.POP/07-2026. Evaluasi tersebut berlaku efektif pada 3 Agustus hingga 30 Oktober 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru