back to top

MYOR Bukukan Laba Naik 37,16%, Tapi Penjualan Turun di Kuartal I-2026

Emitentrust.com – PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mencatat kinerja impresif dari sisi profitabilitas pada kuartal I-2026, meski penjualan mengalami tekanan.

Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp945,58 miliar, melonjak 37,16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp689,43 miliar.

Namun di sisi top line, penjualan bersih turun 4,67% menjadi Rp9,39 triliun dari sebelumnya Rp9,85 triliun.

Menariknya, penurunan penjualan tidak menghambat peningkatan margin. Laba kotor naik 15,28% menjadi Rp2,49 triliun dari Rp2,16 triliun, mencerminkan efisiensi biaya produksi dan strategi pricing yang lebih baik.

Beban usaha tercatat relatif stabil di level Rp1,31 triliun, sehingga mendorong laba usaha melonjak 38,27% menjadi Rp1,17 triliun dari Rp846,19 miliar.

Sejalan dengan itu, laba sebelum pajak juga meningkat 34,62% menjadi Rp1,17 triliun dari Rp869,58 miliar.

Dari sisi neraca, perseroan mencatat perbaikan struktur keuangan. Total liabilitas turun signifikan 27,36% menjadi Rp9,45 triliun dari Rp13,01 triliun pada akhir 2025. Sementara itu, total aset turun 8,73% menjadi Rp28,63 triliun dari Rp31,37 triliun.

Artikel Terkait

IHSG Akhiri Juli Nanjak ke Level 6.236, Reli Sepekan Capai 3,44%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona hijau pada perdagangan akhir pekan, Jumat (31/7/2026). IHSG menguat 0,80% ke level 6.236,12, sekaligus menutup perdagangan sepanjang Juli 2026 dengan kinerja positif.

BEI Tetapkan Saham Berbasis Hijau Perkuat Pendanaan Berkelanjutan di Pasar Modal

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan Green Equity Designation atau Penetapan Saham Berbasis Hijau sebagai langkah memperkuat ekosistem keuangan berkelanjutan sekaligus memperluas akses pendanaan bagi perusahaan yang berkontribusi terhadap ekonomi hijau dan transisi rendah karbon.

Diam-diam! Crown Company Caplok 8,257% Saham BLTZ Lewat Dua Transaksi

Investor asing CROWN COMPANY PTE. LTD. resmi mengakumulasi kepemilikan saham PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) melalui dua transaksi akuisisi tidak langsung (indirect acquisition) yang efektif pada 24 Juli 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru