back to top

Grup Bakrie (ENRG) Siapkan Right Issue 13,5 Miliar Saham Buat Ekspansi

Emitentrust.com – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) emiten grup Bakrie berencana melakukan aksi korporasi melalui penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue.

Dalam keterbukaan informasi, manajemen Perseroan menyampaikan bahwa ENRG akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 13,5 miliar saham baru Seri B dengan nilai nominal Rp100 per saham. Seluruh saham tersebut akan dikeluarkan dari saham portepel dan memiliki hak yang sama dengan saham lama, termasuk hak atas dividen.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan. Dana hasil rights issue rencananya akan digunakan untuk kebutuhan belanja modal (capital expenditure) serta modal kerja, baik untuk Perseroan maupun entitas anak.

Manajemen menilai aksi korporasi ini akan memberikan ruang ekspansi yang lebih luas, sekaligus meningkatkan skala usaha dan memperkuat portofolio bisnis di masa mendatang.

Namun demikian, aksi rights issue ini juga berpotensi menimbulkan dilusi kepemilikan bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya. Perseroan memperkirakan tingkat dilusi dapat mencapai sekitar 33,88%.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, ENRG akan meminta persetujuan para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni 2026.

Artikel Terkait

Wintermar (WINS) Cetak Laba Naik 3x Lipat di Kuartal I-2026

PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) mencatatkan laba bersih sebesar US$8,96 juta pada kuartal I-2026, melonjak sekitar 183,8% secara tahunan (yoy)

BNI Kantongi Laba Rp5,68T, Kredit Naik Tipis di Q1 2026

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatatkan laba bersih sebesar Rp5,69 triliun pada kuartal I-2026, tumbuh sekitar 5,0% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp5,41 triliun.

Laba HATM Ambles 87%, Sisa Rp5,9M di Q1-2026

PT Habsco Trans Maritima Tbk (HATM) emiten logistik maritim pada kuartal I-2026 membukukan laba bersih Rp5,98 miliar, anjlok 87,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp48,07 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru