back to top

Dirut INPS Jual Habis Sahamnya Harga Murah, Kenapa?

Emitentrust.com – Eddy Purwanto Winata selaku Direktur utama PT. Indah Prakasa Sentosa Tbk. (INPS) telah melepas kepemilikan sahamnya pada tanggal 27 April 2026.

Manajemen INPS dalam keterangan tertulisnya Selasa (5/5) menyampaikan bahwa Eddy telah menjual saham INPS sebanyak 5.000.000 lembar saham di harga Rp89 per saham.

Pada perdagangan hari ini Selasa (5/5) saham INPS turun 4,1 persen ke level Rp695.

“Tujuan dari transaksi ini adalah untuk Investasi dengan kepemilikan saham langsung,” tuturnya.

Pasca transaksi maka kepemilikan saham Eddy Purwanto di INPS menjadi 0 lembar saham dibandingkan dengan sebelumnya sebanyak 5 juta lembar saham setara dengan 0,77%.

Sebagai informasi PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) membukukan rugi bersih pada tahun 2025 sebesar Rp 19,3 miliar. Membaik bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2024 yang mencetak kerugian sebesar Rp 30,2 miliar. Dengan demikian, rugi bersih per saham setara dengan Rp 29,64 per lembar.

PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) adalah perusahaan logistik dan distribusi energi yang berbasis di Indonesia. Perusahaan ini menyediakan layanan transportasi, penyimpanan, serta distribusi bahan bakar dan produk pelumas, mendukung rantai pasok untuk sektor industri, ritel, dan energi di seluruh wilayah Indonesia.

Pada kuartal 1 2026 INPS membukukan rugi sebesar Rp 2,2 miliar. Menurun bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2025 yang berhasil mencetak keuntungan sebesar Rp 2,6 miliar.

Artikel Terkait

Indosat (ISAT) Tebar Dividen Rp3,5T! Siap Kuasai Era AI

Emiten telekomunikasi PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) menandai babak baru transformasi bisnisnya usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST),

Direktur Medco Energi (MEDC) Lepas 10 Juta Saham Saat Harga Turun

Salah satu direksi PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), Roberto Lorato, tercatat melepas sebagian kepemilikan sahamnya di perseroan.

MSJA Siapkan Dividen Jumbo! 90% Laba 2025 Dibagikan

Emiten manufaktur, PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA), resmi memutuskan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 dengan nilai jumbo.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru