Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan hingga penutupan perdagangan Selasa (5/5/2026) dengan kenaikan signifikan. IHSG ditutup menguat 85,15 poin atau 1,22% ke level 7.057,10.
Kenaikan IHSG ditopang oleh tujuh sektor yang berada di zona hijau, dengan sektor barang baku memimpin penguatan sebesar 2,86%. Disusul sektor infrastruktur yang naik 2,58% serta sektor keuangan yang menguat 2,30%.
Sementara itu, empat sektor lainnya masih berada di zona merah. Sektor kesehatan mencatat pelemahan terdalam sebesar 1,52%, diikuti sektor teknologi turun 0,71% dan sektor perindustrian melemah 0,62%.
Aktivitas perdagangan terbilang ramai dengan total volume mencapai 43,49 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp16,78 triliun. Sebanyak 342 saham menguat, 314 saham melemah, dan 163 saham stagnan.
Pada jajaran saham, penguatan signifikan terjadi pada ADES yang naik Rp1.050 menjadi Rp20.900 per saham, TPIA melonjak Rp1.000 ke Rp6.075, serta PTRO yang naik Rp825 menjadi Rp5.900 per saham.
Di sisi lain, tekanan terjadi pada RDTX yang turun Rp1.050 menjadi Rp15.550, INCO melemah Rp900 ke Rp5.975, serta MLPT yang turun Rp650 menjadi Rp20.425 per saham.
Untuk saham teraktif, KOTA mencatat frekuensi transaksi tertinggi sebanyak 125.484 kali senilai Rp470 miliar, diikuti BRPT sebanyak 93.768 kali dengan nilai Rp1,2 triliun dan PIPA sebanyak 67.066 kali senilai Rp154 miliar.
Pada indeks LQ45, saham Barito Pacific Tbk (BRPT) menjadi bintang dengan lonjakan 24,66%, diikuti Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 12,07% serta Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang menguat 5,13%.
Sebaliknya, tekanan terbesar dialami Vale Indonesia Tbk (INCO) yang anjlok 13,09%, diikuti Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) turun 8,89% dan Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) melemah 6,18%.
Selain itu, saham Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) turut melemah tipis 0,8% ke level Rp1.735.


