back to top

Pengendali HILL Belum Berhenti Buang Jutaan Saham di FCA, Ada Apa?

Emitentrust.com – PT Hillcon Equity Management selaku pemegang saham pengendali PT Hillcon Tbk. (HILL) telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 6 Mei 2026.

Manajemen HILL dalam keterangan tertulisnya (8/5) menyampaikan bahwa PT Hillcon Equity Management telah menjual saham HILL sebanyak 5.002.600 Lembar saham di harga Rp22 per saham.

“Tujuan dari transaksi adalah untuk Investasi dengan kepemilikan saham langsung,”tuturnya.

Sebelumnya Hillcon Equity Management, melakukan aksi penjualan saham pada 4 Mei 2026 sebanyak 19.437.500 saham HILL pada harga Rp23 per saham. Dengan harga tersebut, total nilai transaksi penjualan saham ini mencapai sekitar: Rp447.062.500.

Sebelumnya lagi Hillcon Equity Management, melakukan penjualan saham HILL dalam dua transaksi terpisah pada April 2026. Pada 22 April 2026 dengan jumlah 9.996.000 saham di harga Rp24 per saham, sehingga nilai transaksi mencapai sekitar Rp239,9 juta.

Selanjutnya, pada 23 April 2026, kembali dilakukan penjualan sebanyak 25.000.000 saham di harga yang sama, yakni Rp24 per saham, dengan nilai transaksi sekitar Rp600 juta.

Pasca transaksi maka kepemilikan saham PT Hillcon Equity Management di HILL menjadi 5,52 miliar lembar saham setara dengan 37,49% dibandingkan sebelumnya sebanyak 5,53 miliar lembar saham setara dengan 37,52%.

Pada perdagangan hari ini Senin (11/5) saham HILL turun 5 persen hingga ARB ke level Rp19.

Artikel Terkait

Seharian Merah! IHSG Ditutup Ambruk 1,13 Persen

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan hingga akhir perdagangan Kamis (13/8/2026). IHSG ditutup melemah 72,08 poin atau 1,13% ke level 6.301,76.

KOBX Perkuat Portofolio Alat Berat Listrik Lewat Pengiriman Perdana Shantui LE60-X5

Emitentrust.com - PT Kobexindo Tractors Tbk (BEI:KOBX) penyedia alat...

Tekan Emisi Hingga 38%, Semen Hijau SIG Jadi Pelopor Bahan Bangunan Ramah Lingkungan

Emitentrust.com - Inovasi semen rendah karbon dan konsistensi pengurangan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru