back to top

CYBR Stock Split 1:2 Hari Ini, Harga Waran Ikut Dipangkas!

Emitentrust.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan adanya pencatatan saham tambahan hasil konversi waran dan pelaksanaan stock split milik PT ITSEC Asia Tbk. (CYBR) yang mulai efektif diperdagangkan pada 13 Mei 2026.

Berdasarkan pengumuman BEI nomor Peng-SS-00002/BEI.PP2/05-2026, sebanyak 2.050 Waran Seri I PT ITSEC Asia Tbk. (CYBR-W) telah dikonversi menjadi saham baru. Dengan aksi tersebut, jumlah saham tercatat Perseroan bertambah menjadi 6.732.610.448 saham.

Meski demikian, masih terdapat sisa waran CYBR-W yang belum dieksekusi sebanyak 221.331.654 waran. Seluruh saham hasil konversi tersebut resmi dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa pada 13 Mei 2026.

Di saat yang sama, CYBR juga menjalankan aksi korporasi stock split dengan rasio 1:2. Melalui aksi ini, jumlah saham Perseroan meningkat dua kali lipat dari sebelumnya 6,73 miliar saham menjadi 13,46 miliar saham.

Nilai nominal saham turut berubah dari semula Rp25 per saham menjadi Rp12 per saham. Perdagangan saham dengan nominal baru tersebut juga mulai berlaku pada 13 Mei 2026 di pasar reguler dan negosiasi.

Pada perdagangan Selasa (12/5) saham CYBR berada di Level Rp1.300. Mengacu pada stock split 1:2 saham maka saham CYBR pada perdagangan hari ini Rabu (13/5) di harga Rp650 per lembar.

Akibat stock split tersebut, jumlah sisa waran CYBR-W ikut disesuaikan dari 221,33 juta waran menjadi 442,66 juta waran. Selain itu, harga pelaksanaan waran juga turun dari Rp400 per saham menjadi Rp200 per saham.

Artikel Terkait

IHSG Terjun 1,18% di Sesi I, Seluruh Sektor Kompak Merah!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 1,18% pada perdagangan sesi pertama Kamis (13/8/2026). Tekanan pasar terjadi setelah MSCI mengumumkan hasil review dan rebalancing indeks, yang turut memicu aksi jual di pasar saham Indonesia.

Direktur INPS Buang 35,2 Juta Saham Harga Diskon

Direktur PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS), Jerry Erfansyah, mengurangi kepemilikan sahamnya di perseroan sebanyak 35,2 juta saham.

MSCI Coret GOTO, CPIN Turun Kelas, Mirae Ungkap Potensi Outflow Hingga Rp1T

Hasil MSCI August 2026 Index Review dinilai memberikan tekanan bagi pasar saham Indonesia. PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkirakan perubahan indeks tersebut dapat memicu arus dana keluar hingga Rp1 triliun,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru