back to top

Dirut Emiten Sawit TP Rachmat (TAPG) Serok Saham Harga Atas

Emitentrust.com – PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) kembali mencatat aksi pembelian saham oleh Presiden Direktur George Oetomo pada 7 Mei dan 11 Mei 2026.

Dalam keterbukaan informasi Perseroan, George Oetomo membeli sebanyak 500.000 lembar saham TAPG pada rentang harga Rp1.855 hingga Rp1.940 per saham.

Manajemen menyampaikan bahwa transaksi tersebut dilakukan dengan tujuan investasi melalui kepemilikan saham langsung.

“Tujuan dari transaksi ini adalah untuk investasi dengan kepemilikan saham langsung,” tulis manajemen dalam keterangannya, Rabu (13/5).

Setelah transaksi tersebut, total kepemilikan saham George Oetomo di TAPG meningkat menjadi sekitar 55,55 juta lembar saham atau setara 0,2798% dari total saham Perseroan.

Jumlah tersebut bertambah dibandingkan posisi sebelumnya yang tercatat sebanyak 55,05 juta lembar saham atau setara 0,2773%.

Pada perdagangan hari ini Rabu (13/5) saham TAPG naik 0,26 persen ke level Rp1.895.

PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) adalah perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan pengolahan minyak sawit, serta memiliki usaha perkebunan karet. Didirikan pada 2005 dan berbasis di Jakarta Selatan, TAPG merupakan bagian dari Triputra Group. Perusahaan ini dikenal karena komitmennya terhadap operasi berkelanjutan dan produksi minyak sawit mentah berkualitas tinggi.

Artikel Terkait

RMKE Borong Alat Berat EV Teknologi AI Rp45,5M, Fokus Logistik Hijau

PT RMK Energy Tbk (RMKE) resmi memulai transformasi bisnis berkelanjutan melalui investasi alat berat berbasis listrik (electric vehicle/EV) dan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) terintegrasi.

IHSG Ambles 1,81% di Sesi I, Tiga Saham Prajogo Pangestu Rontok

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin tertekan hingga akhir perdagangan sesi pertama Rabu (13/5/2026). IHSG melemah 124,362 poin atau 1,81% ke level 6.734,537.

DYAN Putuskan Tak Bagi Dividen! Laba 2025 Drop 66,2 Persen

PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru