back to top

BUAH Sepakat Bagi Dividen Rp50M, Konsisten Jaga Margin

Emitentrust.com – PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) kembali menunjukkan ketahanan fundamental bisnisnya di tengah tekanan geopolitik global dan melemahnya daya beli masyarakat.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, hari ini Selasa (26/5) menyetujui perseroan resmi menyetujui pembagian dividen final sebesar Rp25 miliar kepada para pemegang saham.

Dengan keputusan tersebut, total dividen yang dibagikan perseroan untuk tahun buku 2025 mencapai Rp50 miliar, setelah sebelumnya BUAH telah merealisasikan dividen interim sebesar Rp25 miliar.

Manajemen menyebut langkah tersebut menjadi bentuk komitmen perseroan dalam menjaga kepercayaan pemegang saham di tengah dinamika pasar domestik maupun global yang masih penuh tantangan.

BUAH tercatat mampu membukukan pertumbuhan pendapatan secara konsisten meski industri tengah dibayangi fluktuasi ekonomi makro dan perubahan pola konsumsi masyarakat menuju smart spending.

Direktur Utama PT Segar Kumala Indonesia Tbk, Renny Lauren, mengungkapkan strategi utama perseroan adalah fokus pada kebutuhan konsumsi riil masyarakat dan menghindari spekulasi pada produk-produk unconventional.

“Kami memilih memastikan ketersediaan pasokan serta memaksimalkan potensi penetrasi di berbagai daerah,” ujar Renny.

Di tengah banyak perusahaan memilih bersikap defensif, BUAH justru tetap melanjutkan ekspansi bisnis pada 2026. Perseroan memastikan belanja modal (capex) tahun depan akan difokuskan untuk memperkuat infrastruktur rantai pendingin (cold chain) dan pembukaan cabang baru.

Namun demikian, Renny menegaskan strategi ekspansi dilakukan dengan prinsip kehati-hatian yang ketat.

“Pembukaan cabang baru tidak dilakukan secara agresif tanpa perhitungan, melainkan melalui perencanaan terukur dan adaptif pada lokasi-lokasi strategis yang menjanjikan,” tambahnya.

Melalui pendekatan prudent growth atau pertumbuhan yang terukur, perseroan optimistis mampu memitigasi dampak fluktuasi mata uang hingga potensi kenaikan biaya logistik akibat dinamika global.

BUAH juga meyakini strategi tersebut tidak hanya menjaga pertumbuhan pendapatan, tetapi turut mendorong margin laba bersih (net profit margin) menjadi lebih solid pada tahun buku 2026.

Artikel Terkait

Bos SRSN Borong 2,4 Juta Saham Jelang Cum Dividen!

Wakil Presiden Direktur PT Indo Acidatama Tbk (SRSN), Mulyadi Utomo Budhi Moeljono, menambah kepemilikan saham Perseroan menjelang jadwal cum dividen tunai tahun buku 2025.

DMMX Segera Proses Mundurnya Abraham Theofilus Selaku Direktur

PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) mengumumkan pengunduran diri Abraham Theofilus dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan.

URBN Tertekan! Pendapatan Anjlok 71%, Rugi Bengkak 173% di Kuartal I

PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) membukukan rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp5,66 miliar hingga kuartal I-2026. Angka ini melonjak sekitar 173%

Populer 7 Hari

Berita Terbaru