Emitentrust.com – PT Master Print Tbk (PTMR) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 22 Mei 2026 dengan tingkat kehadiran pemegang saham mencapai 94,05% dari total saham dengan hak suara yang sah. Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang diajukan perseroan.
Meski demikian, dalam hasil RUPS yang disampaikan perseroan tidak terdapat keputusan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025.
Fokus rapat lebih diarahkan pada pengesahan laporan keuangan, penetapan remunerasi manajemen, hingga laporan realisasi penggunaan dana IPO.
Manajemen PTMR dalam risalah RUPST Selasa ((26/5) menyebutkan bahwa agenda pertama, pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
Persetujuan juga mencakup pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas kinerja pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.
Selanjutnya dalam agenda kedua, RUPS memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan besaran gaji dan tunjangan Direksi tahun buku 2026. Sementara itu, total honorarium dan tunjangan Dewan Komisaris ditetapkan sebesar Rp780 juta untuk tahun buku 2026.
Pada agenda ketiga, pemegang saham juga menyetujui pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk dan/atau mengganti Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan perseroan tahun buku 2026, termasuk menetapkan honorarium auditor.
Selain itu, RUPS menerima laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) Perseroan sebagaimana disampaikan manajemen.
Direktur PT Master Print Tbk, Edward Kusuma menyampaikan seluruh agenda rapat memperoleh persetujuan mayoritas pemegang saham.
PT Master Print Tbk (PTMR) sepanjang 2025 mencatatkan pendapatan sebesar Rp127,11 miliar atau turun tipis 1,33% secara tahunan akibat melemahnya segmen consumables. Meskipun begitu, perseroan masih berhasil mempertahankan laba bruto di angka Rp33,6 miliar.
PT Master Print Tbk adalah perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang solusi pengemasan industri dan sistem produksi end-line. Perseroan dikenal sebagai distributor resmi sekaligus penyedia layanan untuk mesin coding, marking, labeling, inspection system, serta berbagai solusi packaging bagi sektor manufaktur makanan, farmasi, dan industri umum.


