back to top

Bank Woori (SDRA) Setujui Dividen Rp383M & Rombak Jajaran Direksi

Emitentrust.com – PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp383,01 miliar atau setara Rp122 per saham kepada pemegang saham dari kinerja tahun buku 2025.

Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 26 Mei 2026 dan dihadiri pemegang saham yang mewakili 98,06% dari total saham dengan hak suara.

Dividen tersebut sebenarnya telah mencakup dividen interim sebesar Rp16 per saham yang telah dibayarkan pada 29 Desember 2025. Dengan demikian, sisa dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham mencapai Rp106 per saham.

Pemegang saham yang tercatat pada 9 Juni 2026 berhak menerima dividen tersebut, sementara pembayaran dijadwalkan pada 25 Juni 2026.

Nilai dividen yang dibagikan mencapai sekitar 69,75% dari laba bersih tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp549,08 miliar. Sementara sisanya sebesar sekitar Rp166,07 miliar akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan.

Selain menyetujui penggunaan laba bersih, RUPS juga mengesahkan laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Sidharta Widjaja & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal yang material.

Dalam agenda lainnya, pemegang saham menyetujui perubahan besar pada jajaran pengurus perseroan.

RUPS menerima pengunduran diri Wuryanto dari jabatan Direktur yang efektif sejak 15 April 2026. Perseroan juga mengangkat sejumlah pengurus baru yang akan efektif setelah memperoleh persetujuan hasil fit and proper test dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Untuk jajaran komisaris, nama-nama baru yang diangkat antara lain Ahmad Fajarprana sebagai Presiden Komisaris Independen, Tippy Joesoef dan Yudi Permana.

Sementara di jajaran direksi, SDRA menunjuk Ricko Irwanto, Dandy Indrawardhana Pandi, Felix Aristo Ardian, dan Adityo Kristianto.

RUPS juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan terkait masa jabatan Direksi dan Dewan Komisaris, serta menyetujui pembaruan Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) sesuai ketentuan regulator.

Artikel Terkait

Telkom (TLKM) Bukukan Laba Anjlok 21,7% di Kuartal I-2026

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham induk pada kuartal I-2026 mencapai Rp4,34 triliun atau turun 21,7% YoY

GXS Bank Borong 2,44 Miliar Saham SUPA, Nilainya Rp800M!

Pemegang saham PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) yakni GXS Bank Pte. Ltd., melakukan aksi pembelian jumbo sebanyak 2,446 miliar saham perseroan.

IHSG Ditutup Berbalik Merah, Tiga Saham Prajogo Malah Terbang

IHSG gagal mempertahankan penguatan hingga akhir perdagangan Jumat (29/5/2026). Setelah sempat menguat pada sesi pagi, IHSG berbalik arah dan ditutup melemah tipis 0,05% atau turun 2,81 poin ke level 6.127,381.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru