Emitentrust.com – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) atau kembali memperluas kiprahnya di sektor infrastruktur pertambangan melalui pembangunan proyek underpass milik PT Mustika Indah Permai, anak usaha Grup Adaro, yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatra, Sumatra Selatan.
Proyek strategis tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan mobilitas kendaraan logistik tambang bermuatan besar yang melintasi kawasan operasional pertambangan.
Dalam pelaksanaannya, WIKA Beton bertanggung jawab membangun struktur underpass dengan lebar 14 meter dan tinggi 9 meter. Perseroan juga mengerjakan pembangunan jalan hauling road sepanjang 985 meter yang menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas distribusi dan operasional tambang.
Ruang lingkup pekerjaan meliputi pengeboran secant pile, pembangunan struktur utama underpass, sistem drainase, pekerjaan perkerasan jalan, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi jalan eksisting yang berada di atas underpass.
Sekretaris Perusahaan WIKA Beton, Ignatius Harry, mengatakan proyek tersebut menjadi bukti kemampuan perseroan dalam menghadirkan solusi konstruksi untuk kebutuhan sektor pertambangan yang semakin berkembang.
“Kami berkomitmen penuh menghadirkan solusi konstruksi yang kokoh dengan mengutamakan standar keselamatan kerja (K3) yang tinggi. Kepercayaan dari Grup Adaro ini sekaligus merefleksikan posisi strategis WIKA Beton sebagai mitra andal untuk pembangunan infrastruktur berkelanjutan,” ujar Harry.
Menurutnya, keterlibatan WIKA Beton dalam proyek ini semakin memperkuat posisi perseroan sebagai salah satu pemain utama industri beton pracetak nasional sekaligus memperluas portofolio proyek di sektor pertambangan.
Melalui kolaborasi dengan Grup Adaro, WIKA Beton berharap dapat terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang mendukung efisiensi operasional industri serta memperkuat konektivitas kawasan pertambangan di Indonesia.
Proyek ini juga menjadi bagian dari strategi diversifikasi bisnis perseroan untuk memperbesar kontribusi pendapatan dari sektor non-tradisional, termasuk pertambangan dan infrastruktur logistik yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang.


