back to top

Grup Emtek (SAME) Private Placement Rp32,95M, Saham Bakal Terdilusi 8,7%

Emitentrust.com – PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME), pengelola jaringan EMC Healthcare yang berada di bawah Grup EMTEK, berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 1,65 miliar saham baru melalui skema Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

Rencana tersebut akan dimintakan persetujuan kepada pemegang saham independen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Juni 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi terbaru, Perseroan berencana menerbitkan maksimal 1.647.804.724 saham baru atau setara 9,6% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Saham baru tersebut memiliki nilai nominal Rp20 per saham dengan nilai nominal keseluruhan mencapai Rp32,96 miliar.

Manajemen menjelaskan bahwa aksi korporasi tersebut dilakukan untuk memperoleh tambahan pendanaan guna memperkuat struktur permodalan dan mendukung pengembangan usaha Perseroan di masa mendatang.

Dana hasil PMTHMETD nantinya akan digunakan untuk memperkuat modal kerja, belanja modal (capital expenditure), pengembangan fasilitas rumah sakit, serta berbagai sarana penunjang operasional yang mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan.

“Melalui PMTHMETD, Perseroan diharapkan memperoleh alternatif sumber pendanaan untuk kepentingan pelaksanaan dan pengembangan kegiatan usaha,” demikian disampaikan manajemen dalam keterbukaan informasi.

Selain memperkuat struktur keuangan, Perseroan menilai penambahan jumlah saham beredar juga berpotensi meningkatkan likuiditas perdagangan saham SAME di Bursa Efek Indonesia. Perseroan juga membuka peluang masuknya investor strategis yang dapat memberikan nilai tambah terhadap kinerja perusahaan ke depan.

Meski demikian, aksi korporasi ini berpotensi menimbulkan dilusi kepemilikan bagi pemegang saham eksisting. Perseroan memperkirakan tingkat dilusi maksimum mencapai sekitar 8,7% apabila seluruh saham baru diterbitkan.

Manajemen menegaskan bahwa pelaksanaan PMTHMETD tidak akan mengubah struktur pengendalian Perseroan. Saat ini, pemegang saham pengendali SAME adalah PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTEK) yang menguasai 14,56 miliar saham atau setara 84,83% dari total modal ditempatkan dan disetor.

Sebagai bagian dari strategi pengembangan sumber daya manusia, Perseroan juga berencana menjalankan Program Management and Employee Stock Ownership Program (MESOP). Program tersebut disampaikan secara terpisah dari rencana PMTHMETD.

Jika memperoleh persetujuan dalam RUPSLB, Perseroan memiliki waktu maksimal dua tahun sejak tanggal persetujuan untuk merealisasikan penerbitan saham baru tersebut sesuai kebutuhan pendanaan dan kondisi pasar.

Sebagai informasi, pada perdagangan Jumat (5/6) saham SAME berada di level Rp290. Dalam sepekan terakhir turun 7,9 persen.Dalam sebulan anjlok 14,2 persen. Dalam enam bulan rontok 31,9 persen dari harga Rp426 pada awal Januari 2026.

Artikel Terkait

Direktur CYBR Cairkan Saham Harga Pasar, Raup Rp115 Juta

Direktur PT ITSEC Asia Tbk. (CYBR), Doni Mora, melakukan aksi jual saham perseroan pada 21 Juli 2026. Dalam transaksi tersebut, Doni melepas sebanyak 200.000 lembar saham dengan harga Rp575 per saham.

WIKA Beton (WTON) Kantongi Kontrak Baru Rp1,97T di Semester I

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) atau WTON kembali menunjukkan ketangguhannya di tengah dinamika industri konstruksi nasional. Hingga akhir Semester I 2026, emiten beton pracetak ini berhasil membukukan omzet kontrak baru sebesar Rp1,97 triliun atau melonjak 114,15% dibandingkan capaian kuartal sebelumnya.

PPRE Berbalik Rugi Rp162,7M Meski Pendapatan Melonjak 35% di Semester I

PT PP Presisi Tbk (PPRE) membukukan rugi tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp162,79 miliar pada semester I-2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru